Bursa Asia 4 November 2026 melemah, dengan Nikkei anjlok sekitar 3%, KOSPI turun 1,6%, dan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,5%, setelah hasil awal pemilu sela AS menekan futures saham teknologi. IHSG dibuka turun 0,41% ke 4.884,16 dan sempat melemah ke sekitar 4.830.
Bursa Asia sempat naik di awal perdagangan sebelum berbalik turun seiring keluarnya hasil penghitungan suara.

Mengapa Nikkei Turun Paling Dalam?
Pasar Jepang baru kembali dari libur Hari Kebudayaan pada 3 November. Saat Jepang libur, KOSPI dan indeks Taiwan masing-masing anjlok 3,59% karena aksi jual saham teknologi. Ketika bursa Jepang kembali buka, investor menyesuaikan harga dengan penurunan regional itu, ditambah tekanan futures Nasdaq yang turun 1,8%.
Bagaimana Hasil Pemilu Memengaruhi Asia?

Sejumlah media AS memproyeksikan Partai Demokrat merebut DPR, sementara Senat masih ketat. Pasar memperkirakan stimulus fiskal yang lebih terbatas dan potensi regulasi teknologi yang lebih ketat. Kekhawatiran ini menekan saham teknologi global, termasuk di Asia yang banyak memiliki perusahaan semikonduktor dan elektronik. Risiko pemilu dibahas sebelumnya di pemilu sela AS 3 November 2026 dan risiko pasar.
Bagaimana Pengaruh Yen?
Dolar melemah 0,32% terhadap sekeranjang mata uang utama. Yen yang lebih kuat biasanya menekan saham eksportir Jepang karena pendapatan luar negeri bernilai lebih kecil dalam yen. Kombinasi yen yang menguat dan sentimen teknologi yang lemah memperberat Nikkei.
| Pasar | 4 November pagi |
|---|---|
| Nikkei | Sekitar −3% |
| KOSPI | −1,6% |
| MSCI Asia Pasifik ex-Jepang | −0,5% |
| IHSG (pembukaan) | −0,41% ke 4.884,16 |
| Futures Nasdaq | −1,8% |
| Futures S&P 500 | −0,8% |
Bagaimana KOSPI dan Won?
KOSPI melanjutkan pelemahan setelah anjlok 3,59% sehari sebelumnya. Bursa Korea Selatan sangat bergantung pada saham semikonduktor, sehingga sensitif terhadap sentimen teknologi AS. Pergerakan KOSPI sebelumnya dibahas di bursa Asia 27 Oktober 2026.
Bagaimana IHSG?
IHSG dibuka turun 0,41% ke 4.884,16 setelah anjlok 3,78% ke 4.904,29 sehari sebelumnya. Investor asing mencatat jual bersih Rp575 miliar pada 3 November. Rupiah yang menguat ke Rp18.132 per dolar memberi sedikit dukungan, tetapi belum cukup menahan tekanan jual.
Mengapa Pengaruh Pasar Global Besar?
Bursa Asia, termasuk IHSG, sering mengikuti arah Wall Street dan futures AS karena investor global mengelola portofolio lintas negara. Ketika sentimen terhadap saham teknologi AS memburuk, dana bisa ditarik dari pasar Asia sekaligus. Hubungan ini dibahas di indeks saham global dan pengaruhnya ke IHSG.
Apa Kata Analis?
Charu Chanana dari Saxo menilai pasar memperhitungkan hasil Demokrat yang lebih kuat dari perkiraan. Michael Arone dari State Street mengingatkan risiko terbesar adalah reaksi berlebihan investor, karena dampak kebijakan dari hasil pemilu biasanya baru terasa dalam beberapa bulan.
Bagaimana Pengaruh Komoditas?
Logam industri ikut tertekan, dengan perak turun 1,3% dan platinum 1,9%. Brent bertahan di sekitar US$103,60 setelah turun dalam dua hari. Sentimen komoditas yang lemah menekan saham pertambangan dan energi di bursa Asia, termasuk Indonesia dan Australia.
Apa Arti bagi Investor?
Pergerakan tajam setelah peristiwa politik sering dikoreksi sebagian dalam beberapa hari. Investor sebaiknya tidak terburu-buru menjual saham berfundamental kuat karena reaksi awal. Diversifikasi dan pembelian bertahap membantu mengurangi risiko waktu masuk.
Bagaimana Hang Seng dan Bursa Tiongkok?
Bursa Tiongkok dan Hong Kong juga dipengaruhi kebijakan PBOC yang menaikkan giro wajib minimum valas ke 6% mulai 15 November. Yuan yang melemah dan PMI resmi yang turun ke 49,3 menambah kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi Tiongkok.
Bagaimana Bursa Australia?
Bursa Australia tertekan setelah RBA menaikkan suku bunga ke 4,85% pada 3 November. Suku bunga yang lebih tinggi menekan valuasi saham, terutama sektor properti dan konsumen. Saham tambang juga tertekan logam industri yang melemah.
Bagaimana Pengaruh Libur Jepang?
Libur pasar Jepang pada 3 November membuat likuiditas regional lebih tipis. Ketika Nikkei kembali dibuka, penyesuaian harga terjadi sekaligus, sehingga penurunan terlihat lebih tajam. Pola ini sering terjadi setelah libur panjang di pasar besar.
Bagaimana Strategi Investor Asing?
Investor asing cenderung mengurangi eksposur ke pasar negara berkembang saat ketidakpastian global meningkat. Arus keluar dari Indonesia, Korea Selatan, dan Taiwan dalam beberapa hari terakhir menunjukkan sikap hati-hati ini. Arus dana bisa berbalik jika ketidakpastian mereda.
Bagaimana Bursa India dan Asia Tenggara?
Bursa India dan Asia Tenggara cenderung lebih dipengaruhi faktor domestik dan arus dana regional. Namun, ketika sentimen global memburuk, investor asing sering menjual secara serentak di banyak pasar negara berkembang. Pergerakan ini perlu dipantau sebagai petunjuk arah dana ke IHSG.
Agenda Berikutnya
- Hasil akhir kendali Senat AS.
- Data ADP, ISM jasa, dan nonfarm payrolls AS.
- Keputusan Bank of England pada 5 November.
- Arus dana asing di bursa Asia.
Data resmi tersedia di Japan Exchange Group dan Bursa Efek Indonesia.
Artikel ini bersifat informasi dan bukan rekomendasi investasi. Investasi saham mengandung risiko.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa penurunan MSCI Asia Pasifik di luar Jepang?
Sekitar 0,5% pada 4 November 2026 pagi.
Berapa penurunan Nikkei pada 4 November 2026?
Sekitar 3%.
Berapa penurunan KOSPI?
1,6% pada 4 November, setelah anjlok 3,59% sehari sebelumnya.
Berapa IHSG dibuka pada 4 November 2026?
4.884,16, turun 0,41%.
Mengapa Nikkei turun tajam?
Karena mengejar penurunan regional saat Jepang libur dan tekanan futures Nasdaq setelah hasil awal pemilu AS.
Apakah penurunan ini akan berlanjut?
Bergantung pada hasil akhir Senat, data tenaga kerja AS, dan arus dana asing.


