Sydney Tokyo London New York
Indeks & Saham

Bursa Asia 27 Oktober 2026: Nikkei Naik 1,8% dan Kospi Melonjak 2,9% Ditopang Saham Chip, Hang Seng dan Shanghai Melemah

Reli saham teknologi di Wall Street merambat ke Jepang dan Korea Selatan, tetapi bursa China dan Hong Kong justru melemah.

Bursa Asia 27 Oktober 2026: Nikkei Naik 1,8% dan Kospi Melonjak 2,9% Ditopang Saham Chip, Hang Seng dan Shanghai Melemah

Bursa saham Asia bergerak beragam pada Selasa, 27 Oktober 2026. Indeks Jepang dan Korea Selatan menguat mengikuti reli saham teknologi di Wall Street, sementara bursa China dan Hong Kong melemah.

Fakta kunci: Bursa Asia 27 Oktober 2026: Nikkei Naik 1,8% dan Kospi Melonjak 2,9% Ditopang Saham Chip, Hang Seng dan Shanghai Melemah
Pergerakan indeks saham Asia-Pasifik pada 27 Oktober 2026.

Pergerakan Indeks Utama

IndeksLevelPerubahan
Kospi (Korea Selatan)~5.626+2,9%
Nikkei 225 (Jepang)~63.316+1,8%
ASX 200 (Australia)~8.850+0,5%
Shanghai Composite (China)~3.683−0,4%
Hang Seng (Hong Kong)~23.058−0,7%

Korea Selatan: PDB Jauh di Atas Perkiraan

Ekonomi Korea Selatan tumbuh 1,0% secara kuartalan pada kuartal III 2026, jauh di atas median perkiraan 0,7% dan naik dari 0,6% pada kuartal II. Secara tahunan, pertumbuhan mencapai 3,4%.

Pendorongnya:

  • Ekspor naik 2,3%, terutama cip, mesin, dan peralatan listrik.
  • Investasi fasilitas naik 4,1%, dipimpin peralatan produksi semikonduktor.
  • Konsumsi swasta turun 0,2%, penurunan pertama dalam hampir empat tahun.

Reli saham Korea yang kuat sempat memicu sidecar, penghentian sementara perdagangan program.

Jepang: Saham Chip Memimpin

Kenaikan Nikkei dipimpin saham semikonduktor setelah sektor teknologi AS menguat. Sentimen AI terdongkrak oleh pengajuan pencatatan saham perdana (IPO) Anthropic di Nasdaq. Investor juga menunggu keputusan Bank of Japan pada 30 Oktober.

China dan Hong Kong Tertahan

Indeks Shanghai melemah meski laba industri China naik 14,4% secara tahunan. Pasar juga mencermati Sidang Pleno Kelima Partai Komunis China yang membahas arah kebijakan lima tahun ke depan.

Kaitannya dengan IHSG

IHSG justru ditutup turun 1,22% ke 5.373,09 pada Senin, 26 Oktober, dengan seluruh sektor di zona merah. Hal ini menunjukkan sentimen domestik, termasuk isu reklasifikasi MSCI dan arus keluar dana asing, masih lebih dominan dibanding reli regional.

Hubungan bursa global dengan IHSG dijelaskan di indeks saham global dan pengaruhnya ke IHSG. Sementara itu, gambaran Wall Street sehari sebelumnya ada di Wall Street 26 Oktober 2026.

Agenda Pekan Ini

  • 28–29 Oktober: keputusan The Fed, laporan keuangan Microsoft dan Alphabet.
  • 29 Oktober: keputusan ECB, PDB dan PCE AS.
  • 30 Oktober: keputusan Bank of Japan.

Data indeks resmi Jepang dapat dilihat di Japan Exchange Group.

Konten ini bersifat informasi dan edukasi, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana pergerakan bursa Asia 27 Oktober 2026?

Bursa Asia bergerak beragam. Kospi naik sekitar 2,9% dan Nikkei 225 naik sekitar 1,8%, sementara Hang Seng turun 0,7% dan Shanghai turun 0,4%.

Mengapa Kospi melonjak?

Ekonomi Korea Selatan tumbuh 1,0% secara kuartalan pada kuartal III 2026, jauh di atas perkiraan 0,7%, didorong ekspor cip dan investasi semikonduktor.

Apakah reli bursa Asia mengangkat IHSG?

Tidak langsung. IHSG ditutup turun 1,22% ke 5.373,09 pada 26 Oktober karena sentimen domestik seperti isu MSCI dan arus keluar dana asing lebih dominan.