Indeks saham seperti IHSG dihitung berdasarkan kapitalisasi pasar, sehingga saham besar memiliki pengaruh dominan. Untuk mengetahui apakah pergerakan terjadi secara luas, analis memakai market breadth.

Apa Itu Market Breadth?
Market breadth mengukur berapa banyak saham yang ikut dalam pergerakan pasar. Indikator dasarnya adalah jumlah saham naik, turun, dan tidak berubah.
Contoh: IHSG 27 Oktober 2026
| Data | Angka |
|---|---|
| Saham naik | 100 |
| Saham turun | 611 |
| Saham tidak berubah | 82 |
| Perubahan IHSG | −1,99% |
Rasio naik/turun = 100 ÷ 611 ≈ 0,16. Artinya, untuk setiap saham yang naik, ada sekitar enam saham yang turun. Penurunan IHSG hari itu terjadi secara luas, bukan hanya karena beberapa saham besar.
Cara Membacanya
| Kondisi | Penafsiran |
|---|---|
| Indeks naik, breadth kuat | Kenaikan sehat dan luas |
| Indeks naik, breadth lemah | Kenaikan ditopang sedikit saham besar |
| Indeks turun, breadth sangat lemah | Tekanan jual meluas |
| Indeks turun, breadth membaik | Tekanan mulai mereda di banyak saham |
Indikator Turunan
- Garis advance–decline (A/D line): akumulasi selisih saham naik dan turun dari hari ke hari.
- Persentase saham di atas moving average 200 hari.
- Jumlah saham yang mencetak harga tertinggi atau terendah baru.
Kegunaan bagi Investor
- Konfirmasi tren: kenaikan indeks yang diikuti breadth kuat cenderung lebih bisa dipercaya.
- Peringatan dini: breadth yang melemah saat indeks naik bisa menjadi tanda kelelahan tren.
- Konteks sektor: pada 27 Oktober, hanya sektor industri yang naik, sejalan dengan breadth yang lemah. Lihat IHSG 27 Oktober per sektor.
Konsep indikator teknikal dasar IHSG juga dibahas di support, resistance, dan moving average. Data harian tersedia di Bursa Efek Indonesia.
Konten ini bersifat informasi dan edukasi, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu market breadth?
Market breadth adalah ukuran seberapa banyak saham yang ikut dalam pergerakan pasar, biasanya dilihat dari jumlah saham naik, turun, dan tidak berubah.
Berapa rasio saham naik dan turun pada IHSG 27 Oktober 2026?
Ada 100 saham naik dan 611 saham turun, sehingga rasionya sekitar 0,16.
Mengapa market breadth penting?
Karena indeks berbasis kapitalisasi bisa digerakkan segelintir saham besar. Breadth membantu memastikan apakah pergerakan terjadi secara luas.


