Sydney Tokyo London New York
Indeks & Saham

Market Breadth: Cara Membaca Jumlah Saham Naik vs Turun, dengan Contoh IHSG 27 Oktober 2026 yang Mencatat 100 Naik dan 611 Turun

Indeks bisa naik karena segelintir saham besar, atau turun karena hampir semua saham melemah. Market breadth membantu membedakannya.

Market Breadth: Cara Membaca Jumlah Saham Naik vs Turun, dengan Contoh IHSG 27 Oktober 2026 yang Mencatat 100 Naik dan 611 Turun

Indeks saham seperti IHSG dihitung berdasarkan kapitalisasi pasar, sehingga saham besar memiliki pengaruh dominan. Untuk mengetahui apakah pergerakan terjadi secara luas, analis memakai market breadth.

Fakta kunci: Market Breadth: Cara Membaca Jumlah Saham Naik vs Turun, dengan Contoh IHSG 27 Oktober 2026 yang Mencatat 100 Naik dan 611 Turun
Contoh market breadth IHSG pada 27 Oktober 2026.

Apa Itu Market Breadth?

Market breadth mengukur berapa banyak saham yang ikut dalam pergerakan pasar. Indikator dasarnya adalah jumlah saham naik, turun, dan tidak berubah.

Contoh: IHSG 27 Oktober 2026

DataAngka
Saham naik100
Saham turun611
Saham tidak berubah82
Perubahan IHSG−1,99%

Rasio naik/turun = 100 ÷ 611 ≈ 0,16. Artinya, untuk setiap saham yang naik, ada sekitar enam saham yang turun. Penurunan IHSG hari itu terjadi secara luas, bukan hanya karena beberapa saham besar.

Cara Membacanya

KondisiPenafsiran
Indeks naik, breadth kuatKenaikan sehat dan luas
Indeks naik, breadth lemahKenaikan ditopang sedikit saham besar
Indeks turun, breadth sangat lemahTekanan jual meluas
Indeks turun, breadth membaikTekanan mulai mereda di banyak saham

Indikator Turunan

  1. Garis advance–decline (A/D line): akumulasi selisih saham naik dan turun dari hari ke hari.
  2. Persentase saham di atas moving average 200 hari.
  3. Jumlah saham yang mencetak harga tertinggi atau terendah baru.

Kegunaan bagi Investor

  • Konfirmasi tren: kenaikan indeks yang diikuti breadth kuat cenderung lebih bisa dipercaya.
  • Peringatan dini: breadth yang melemah saat indeks naik bisa menjadi tanda kelelahan tren.
  • Konteks sektor: pada 27 Oktober, hanya sektor industri yang naik, sejalan dengan breadth yang lemah. Lihat IHSG 27 Oktober per sektor.

Konsep indikator teknikal dasar IHSG juga dibahas di support, resistance, dan moving average. Data harian tersedia di Bursa Efek Indonesia.

Konten ini bersifat informasi dan edukasi, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu market breadth?

Market breadth adalah ukuran seberapa banyak saham yang ikut dalam pergerakan pasar, biasanya dilihat dari jumlah saham naik, turun, dan tidak berubah.

Berapa rasio saham naik dan turun pada IHSG 27 Oktober 2026?

Ada 100 saham naik dan 611 saham turun, sehingga rasionya sekitar 0,16.

Mengapa market breadth penting?

Karena indeks berbasis kapitalisasi bisa digerakkan segelintir saham besar. Breadth membantu memastikan apakah pergerakan terjadi secara luas.