Peta kebijakan bank sentral pekan 27–30 Oktober 2026 menunjukkan pekan tersibuk tahun ini: Bank of Canada menaikkan suku bunga ke 2,5%, RBNZ dan The Fed menahan, sementara ECB dan Bank of Japan dijadwalkan memutuskan pada 29 dan 30 Oktober. Arah kebijakan yang berbeda-beda, atau divergensi kebijakan, menjadi penggerak utama pasar valuta asing karena mengubah selisih suku bunga antar-mata uang.

Bagaimana Peta Keputusan Pekan Ini?

| Bank sentral | Keputusan | Suku bunga | Catatan |
|---|---|---|---|
| RBNZ (Selandia Baru) | Tahan | 2,75% | Voting 4–3, mengejutkan pasar |
| Bank of Canada | Naik 25 bps | 2,5% | Kenaikan pertama sejak 2023 |
| The Fed | Tahan | 3,75%–4,00% | Dua dissent ingin naik |
| ECB | Diperkirakan tahan | 2,50% (deposit) | 29 Okt, 20.15 WIB |
| Bank of Japan | Diperkirakan tahan | 1,25% | 30 Okt, sinyal Desember dicari |
| RBA (Australia) | Pekan depan | 4,60% | 3 Nov, peluang naik sekitar 88% |
Mengapa Divergensi Kebijakan Penting?
Mata uang dengan suku bunga yang naik atau diperkirakan naik cenderung menguat, sedangkan mata uang dengan suku bunga tertahan atau diperkirakan turun cenderung melemah. Namun, pasar bereaksi terhadap perbedaan dengan ekspektasi, bukan keputusan itu sendiri. Itulah sebabnya kenaikan BoC yang sudah diperkirakan hanya sedikit menggerakkan dolar Kanada, sementara keputusan RBNZ yang mengejutkan membuat NZD melemah tajam.
Apa yang Terjadi pada NZD setelah RBNZ?
RBNZ menahan suku bunga di 2,75% dengan voting 4–3, padahal pasar memperkirakan kenaikan. NZD langsung melemah. Pembahasannya ada di NZD melemah usai RBNZ tahan OCR. Kasus ini adalah contoh klasik kejutan kebijakan.
Bagaimana Reaksi Dolar AS terhadap The Fed?
The Fed menahan suku bunga, tetapi menilai ekonomi “kuat” dan dua anggota ingin menaikkan suku bunga. Peluang kenaikan 9 Desember sekitar 85%. Indeks dolar justru turun tipis 0,16% ke 102,16 karena hasilnya sudah diperhitungkan dan dissent lebih sedikit dari perkiraan sebagian analis. Sebelum rapat, dolar menguat tiga hari berturut-turut, seperti dibahas di dolar AS menguat tiga hari jelang FOMC.
Apa yang Diharapkan dari ECB dan BoJ?

ECB diperkirakan menahan suku bunga deposito di 2,50%, meski inflasi zona euro naik ke 3,8%. Fokusnya pada sinyal kenaikan Desember dan penilaian risiko fiskal Prancis. Preview sebelumnya ada di inflasi zona euro 3,8%, ECB diperkirakan tahan.
BoJ diperkirakan menahan di 1,25%, dengan pasar mencari sinyal kenaikan ke 1,50% pada Desember. Inflasi inti Jepang 2,1% sudah di atas target. Preview ada di preview Bank of Japan 30 Oktober.
Pasangan Mata Uang Mana yang Paling Terpengaruh?
| Pasangan | Penggerak divergensi |
|---|---|
| AUD/NZD | RBA condong naik vs RBNZ tahan |
| USD/JPY | Selisih Fed–BoJ lebih dari 250 bps |
| EUR/USD | Sinyal ECB vs Fed untuk Desember |
| USD/CAD | Kenaikan BoC vs prospek kenaikan Fed |
| GBP/USD | BoE 5 November vs Fed |
Mengapa Banyak Bank Sentral Kembali Menaikkan Suku Bunga?
Tahun 2026 ditandai inflasi yang kembali naik akibat harga energi yang melonjak karena konflik Timur Tengah. CPI AS 3,7%, zona euro 3,8%, Australia 4,3%, Inggris 3,5%, dan Kanada 3,1%. Bank sentral yang sebelumnya melonggarkan kebijakan kini beralih ke pengetatan untuk mencegah ekspektasi inflasi lepas kendali. Konsep suku bunga netral yang menjadi acuan dibahas di apa itu suku bunga netral r-star.
Bagaimana Dampaknya bagi Rupiah?
Ketika banyak bank sentral negara maju menaikkan atau menahan suku bunga di level tinggi, selisih imbal hasil dengan aset rupiah menyempit. Bank Indonesia menahan BI Rate di 5,75% dan fokus menjaga stabilitas kurs. Rupiah mencatat penutupan di sekitar Rp18.175–Rp18.184 per dolar AS pada 28 Oktober.
Apa Arti Bank Sentral yang Kembali Naik bagi Investor?
Bagi investor obligasi, siklus kenaikan berarti harga obligasi tertekan dan yield naik. Bagi investor saham, suku bunga tinggi meningkatkan biaya modal dan menekan valuasi, terutama saham pertumbuhan. Bagi penabung, bunga deposito cenderung lebih menarik.
Bagaimana Trader Memanfaatkan Peta Ini?
- Bandingkan arah kebijakan dua mata uang dalam satu pasangan, bukan hanya satu sisi.
- Perhatikan ekspektasi pasar sebelum keputusan untuk menilai potensi kejutan.
- Kelola risiko pada hari keputusan, karena spread melebar dan volatilitas meningkat, seperti dijelaskan di volatilitas tersirat forex di pekan bank sentral.
Jadwal resmi tersedia di Federal Reserve dan European Central Bank.
Konten ini bersifat informasi dan edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual instrumen keuangan. Trading forex berisiko tinggi; pertimbangkan kemampuan finansial Anda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bank sentral mana yang menaikkan suku bunga pekan ini?
Bank of Canada menaikkan suku bunga 25 basis poin ke 2,5% pada 28 Oktober 2026.
Bank sentral mana yang menahan suku bunga?
RBNZ menahan di 2,75% dan The Fed menahan di 3,75%–4,00%. ECB dan BoJ juga diperkirakan menahan.
Apa itu divergensi kebijakan moneter?
Kondisi ketika bank sentral bergerak ke arah berbeda, misalnya satu menaikkan dan lainnya menahan, sehingga selisih suku bunga berubah dan menggerakkan kurs.
Mengapa NZD melemah setelah RBNZ?
Karena RBNZ menahan suku bunga dengan voting 4–3 padahal pasar memperkirakan kenaikan, sehingga keputusan itu menjadi kejutan.
Kapan keputusan RBA berikutnya?
Selasa, 3 November 2026, dengan peluang kenaikan sekitar 88% setelah data inflasi.


