The Fed mewacanakan kurangi rapat kebijakan: Ketua Kevin Warsh mengusulkan pengurangan jumlah keputusan suku bunga dari delapan menjadi enam per tahun, dengan rencana mulai 2027. Wacana ini disampaikan bersamaan dengan keputusan menahan suku bunga di 3,75%–4,00% pada 28 Oktober 2026. Dampaknya: setiap rapat akan membawa bobot lebih besar, pasar akan lebih bergantung pada data ekonomi di antara rapat, dan volatilitas pada hari keputusan berpotensi meningkat.

Apa yang Diumumkan The Fed?
Menurut laporan pasar, The Fed menyampaikan rencana mengurangi frekuensi rapat kebijakan mulai 2027. Trading Economics mencatat Ketua Fed melontarkan gagasan mengurangi jumlah keputusan dari delapan menjadi enam per tahun. Rincian jadwal belum diumumkan sepenuhnya, sehingga detailnya dapat berubah.
Mengapa The Fed Ingin Mengurangi Rapat?
- Fokus jangka menengah. Rapat yang terlalu sering mendorong pasar bereaksi berlebihan terhadap setiap perubahan kecil.
- Mengurangi panduan ke depan (forward guidance) yang berlebihan. Warsh dikenal kritis terhadap komunikasi yang terlalu detail.
- Lebih banyak data per keputusan. Dengan jarak antar-rapat yang lebih panjang, setiap keputusan didasarkan pada lebih banyak data.
- Efisiensi proses pengambilan keputusan.
Peran komunikasi bank sentral dibahas di independensi bank sentral dan mengapa penting bagi pasar.
Apa Dampaknya bagi Pasar?

| Aspek | Dampak potensial |
|---|---|
| Volatilitas hari keputusan | Cenderung lebih tinggi |
| Peran data ekonomi | Semakin penting di antara rapat |
| Pidato pejabat | Lebih diperhatikan sebagai petunjuk |
| Besaran perubahan suku bunga | Bisa lebih besar per rapat |
| Proyeksi ekonomi (dot plot) | Jadwal penerbitan dapat berubah |
Jika jumlah rapat berkurang, The Fed mungkin perlu mengubah suku bunga dalam langkah lebih besar untuk mencapai tujuan yang sama, atau menerima respons yang lebih lambat terhadap perubahan kondisi. Cara membaca proyeksi pejabat dijelaskan di cara membaca dot plot The Fed.
Apakah Ini Berarti The Fed Kurang Responsif?
Tidak harus. The Fed tetap dapat menggelar rapat darurat di luar jadwal jika terjadi krisis. Selain itu, pejabat Fed dapat menyampaikan pandangan melalui pidato. Namun, untuk perubahan kebijakan rutin, pasar harus menunggu lebih lama antar-keputusan.
Bagaimana Perbandingan dengan Bank Sentral Lain?
Sebagian besar bank sentral utama, seperti ECB, Bank of England, Bank of Japan, dan RBA, saat ini menggelar sekitar delapan rapat kebijakan per tahun. Jika The Fed beralih ke enam keputusan, The Fed akan memiliki jadwal yang lebih jarang dibanding banyak bank sentral besar lainnya. Bank Indonesia sendiri menggelar Rapat Dewan Gubernur bulanan.
Apa Kaitannya dengan Kebijakan Saat Ini?
The Fed menahan suku bunga dengan voting 10–2, dengan Lisa Cook dan Beth Hammack memilih kenaikan. Pernyataan menilai ekonomi “kuat” dan inflasi “masih tinggi”. Peluang kenaikan pada rapat 9 Desember sekitar 85%. Data yang menjadi penentu adalah inflasi AS, yang tercatat 3,7% pada September, seperti dibahas di inflasi AS September 2026.
Apa Dampaknya bagi Indonesia?
Keputusan The Fed memengaruhi rupiah dan arus dana asing. Dengan rapat yang lebih jarang, pergerakan besar rupiah bisa terkonsentrasi di sekitar hari keputusan Fed dan rilis data penting AS. Bank Indonesia juga perlu menyesuaikan pemantauan, karena sinyal kebijakan Fed akan lebih banyak datang dari data dan pidato.
Bagaimana Investor Sebaiknya Menyikapi?
- Perhatikan kalender data AS lebih cermat, terutama inflasi dan tenaga kerja.
- Siapkan rencana untuk volatilitas yang lebih tinggi pada hari keputusan.
- Ikuti pidato pejabat Fed sebagai petunjuk arah kebijakan.
- Tunggu pengumuman jadwal resmi sebelum menyesuaikan strategi jangka panjang.
Bagaimana Sejarah Jadwal Rapat The Fed?
FOMC telah menggelar delapan rapat terjadwal per tahun selama puluhan tahun, ditambah rapat darurat bila diperlukan. Empat di antaranya disertai proyeksi ekonomi dan dot plot. Mengurangi jumlah rapat akan menjadi perubahan struktural terbesar dalam jadwal FOMC sejak lama. Bagi pasar yang terbiasa dengan ritme delapan rapat, penyesuaian strategi akan dibutuhkan.
Bagaimana Wacana Ini Berkaitan dengan Independensi?
Perubahan tata kelola bank sentral selalu dicermati pasar dari sisi independensi. Selama perubahan jadwal diputuskan oleh The Fed sendiri berdasarkan pertimbangan kebijakan, pasar cenderung menerimanya. Namun, jika dianggap dipengaruhi tekanan politik, kepercayaan terhadap kebijakan moneter bisa terganggu.
Apa Dampaknya bagi Trader Forex?
Bagi trader forex, rapat yang lebih jarang berarti pergerakan dolar pada hari keputusan bisa lebih besar. Pasangan mata uang utama seperti EUR/USD dan USD/JPY kemungkinan mengalami lonjakan volatilitas yang lebih tajam, sehingga manajemen risiko di sekitar jadwal FOMC menjadi lebih penting.
Apa yang Belum Jelas?
- Tanggal pasti rapat pada 2027.
- Apakah jadwal penerbitan proyeksi ekonomi dan dot plot ikut berubah.
- Apakah perubahan memerlukan persetujuan formal tambahan.
Pengumuman resmi tersedia di Federal Reserve dan laporan pasar di Trading Economics.
Konten ini bersifat informasi. Data dan jadwal dapat berubah sesuai pengumuman resmi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa rencana The Fed terkait jumlah rapat?
Ketua The Fed Kevin Warsh mewacanakan pengurangan keputusan suku bunga dari delapan menjadi enam per tahun, dengan rencana mulai 2027.
Mengapa The Fed ingin mengurangi jumlah rapat?
Untuk fokus pada jangka menengah, mengurangi panduan ke depan yang berlebihan, dan mendasarkan setiap keputusan pada lebih banyak data.
Apa dampak rapat lebih sedikit bagi pasar?
Volatilitas pada hari keputusan cenderung meningkat dan pasar akan lebih bergantung pada data ekonomi serta pidato pejabat di antara rapat.
Apakah The Fed masih bisa menggelar rapat darurat?
Ya. The Fed tetap dapat menggelar rapat di luar jadwal jika terjadi krisis.
Kapan rapat FOMC berikutnya?
Rapat FOMC berikutnya dijadwalkan 9 Desember 2026, dengan peluang kenaikan sekitar 85%.


