Pekan terakhir Oktober 2026 dipenuhi keputusan bank sentral: RBNZ, Bank of Canada, The Fed, ECB, dan BoJ. Di pekan seperti ini, trader sering melihat spread melebar dan pergerakan harga yang lebih liar. Salah satu cara mengukur ekspektasi pergerakan itu adalah volatilitas tersirat.

Dua Jenis Volatilitas
| Jenis | Penjelasan |
|---|---|
| Volatilitas historis | Dihitung dari pergerakan harga masa lalu |
| Volatilitas tersirat | Diturunkan dari harga opsi; mencerminkan perkiraan pasar ke depan |
Volatilitas tersirat biasanya naik menjelang peristiwa besar karena pasar opsi memperhitungkan kemungkinan lonjakan harga.
Mengapa Spread Melebar?
- Penyedia likuiditas menarik diri sesaat sebelum rilis untuk menghindari risiko.
- Ketidakpastian harga membuat selisih harga beli dan jual dinaikkan.
- Likuiditas tipis pada jam tertentu, misalnya saat FOMC diumumkan pukul 01.00 WIB.
Jadwal Pekan Ini (WIB)
| Hari | Peristiwa |
|---|---|
| Rabu 08.00 | RBNZ (tahan 2,75%) |
| Rabu 20.45 | Bank of Canada |
| Kamis 01.00 | FOMC |
| Kamis 20.15 | ECB |
| Jumat | BoJ |
Strategi menghadapi pekan seperti ini dibahas di pekan super bank sentral.
Cara Memakai Informasi Volatilitas
- Sesuaikan ukuran posisi: semakin tinggi volatilitas, semakin kecil lot agar risiko dalam rupiah tetap sama. Lihat cara menghitung ukuran posisi.
- Lebarkan stop loss secara proporsional, bukan asal.
- Hindari order pasar tepat saat rilis karena risiko slippage.
- Tunggu spread kembali normal sebelum masuk jika tidak memiliki rencana khusus.
Penjelasan volatilitas tersirat tersedia di CME Group.
Konten ini bersifat informasi dan edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual instrumen keuangan. Trading forex berisiko tinggi; pertimbangkan kemampuan finansial Anda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu volatilitas tersirat dalam forex?
Volatilitas tersirat adalah ukuran perkiraan pergerakan harga ke depan yang diturunkan dari harga opsi mata uang.
Mengapa spread melebar saat keputusan bank sentral?
Karena penyedia likuiditas menarik diri, ketidakpastian harga meningkat, dan likuiditas menipis pada saat rilis.
Bagaimana trader memakai informasi volatilitas?
Dengan menyesuaikan ukuran posisi, melebarkan stop loss secara proporsional, menghindari order pasar saat rilis, dan menunggu spread kembali normal.


