Sydney Tokyo London New York
Pasar Forex

Dolar AS Menguat Tiga Hari Beruntun, Indeks DXY Bertahan di Sekitar 102 Jelang Keputusan FOMC

Dolar AS kembali menguat menjelang keputusan The Fed. Pasar memperkirakan suku bunga ditahan, tetapi peluang kenaikan Desember menjaga dolar tetap kokoh.

Dolar AS Menguat Tiga Hari Beruntun, Indeks DXY Bertahan di Sekitar 102 Jelang Keputusan FOMC

Indeks dolar AS (DXY) bertahan di sekitar 102,00 pada Selasa, 27 Oktober 2026, setelah menguat tiga hari berturut-turut. DXY sempat menyentuh level tertinggi hampir dua pekan di sesi Asia, tetapi belum mampu melanjutkan kenaikan.

Fakta kunci: Dolar AS Menguat Tiga Hari Beruntun, Indeks DXY Bertahan di Sekitar 102 Jelang Keputusan FOMC
Peta level teknikal indeks dolar AS (DXY) pada grafik 4 jam.

Mengapa Dolar Menguat?

  1. Ekspektasi The Fed tetap ketat. Pasar memperkirakan The Fed menahan suku bunga di 3,75%–4,00% pada keputusan Rabu, 28 Oktober waktu AS (Kamis dini hari WIB). Namun pelaku pasar masih memperhitungkan peluang sekitar 80% kenaikan pada Desember.
  2. Inflasi energi. Harga minyak Brent yang masih di atas US$110 per barel menjaga kekhawatiran inflasi.
  3. Permintaan aset aman. Ketegangan AS–Iran di Timur Tengah membuat sebagian investor memilih dolar.

Penjelasan cara membaca indeks ini ada di apa itu indeks dolar AS (DXY).

Peta Level Teknikal

LevelHarga
Resistance awal (titik siklus)102,95
Fibonacci 23,6%101,92
Fibonacci 38,2% dan SMA 200 periode101,28–101,26
Fibonacci 50%100,77
Fibonacci 61,8%100,26

Selama DXY bertahan di atas zona 101,26–101,28, bias jangka pendek masih positif. Penembusan di atas 102,95 dapat membuka ruang penguatan lanjutan, sementara kegagalan bertahan di atas 101,92 bisa memicu koreksi.

Agenda yang Menentukan Arah

Waktu (WIB)Agenda
Kamis 29 Okt, 01.00Keputusan FOMC dan konferensi pers Ketua The Fed Kevin Warsh
Kamis 29 Okt, 19.30PDB AS kuartal III dan indeks harga PCE
Kamis 29 Okt, 20.15Keputusan ECB
Jumat 30 OktKeputusan Bank of Japan

Rapat kali ini tidak disertai proyeksi ekonomi baru, sehingga pernyataan kebijakan dan nada konferensi pers menjadi fokus. Cara menyikapi pekan padat ini dibahas di pekan super bank sentral.

Dampak ke Pasangan Mata Uang Utama

  • EUR/USD bertahan di sekitar 1,12, mendekati level terendah bulan ini.
  • USD/JPY pulih ke sekitar 157,70 dari terendah lebih dari sebulan di dekat 156.
  • Rupiah melemah ke sekitar Rp18.144 per dolar AS pada siang 27 Oktober.

Dolar yang kuat biasanya menekan mata uang negara berkembang. Bagaimana bank sentral meredam tekanan seperti ini dijelaskan di intervensi valas bank sentral.

Jadwal resmi FOMC dapat dicek di federalreserve.gov.

Konten ini bersifat informasi dan edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual instrumen keuangan. Trading forex berisiko tinggi; pertimbangkan kemampuan finansial Anda.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa posisi indeks dolar AS hari ini?

Indeks dolar AS (DXY) bertahan di sekitar 102,00 pada 27 Oktober 2026 setelah menguat tiga hari berturut-turut.

Mengapa dolar AS menguat jelang FOMC?

Pasar memperkirakan The Fed menahan suku bunga, tetapi peluang kenaikan Desember sekitar 80%, ditambah inflasi energi dan permintaan aset aman akibat ketegangan AS–Iran.

Berapa level penting DXY yang perlu dipantau?

Resistance awal di 102,95, sementara support berada di 101,92, zona 101,26–101,28, dan 100,77.