Indeks dolar AS (DXY) melemah ke sekitar 101,5, level terendah dalam tiga minggu, pada 20 Oktober 2026. Pada 21 Oktober, DXY bergerak di kisaran 101,6–101,8. Padahal, setelah rilis data inflasi konsumen (CPI) AS pada 14 Oktober, DXY sempat melonjak ke 102,94.
Pembalikan ini terjadi karena pasar mengurangi taruhan bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga pada rapat FOMC 27–28 Oktober 2026.

Taruhan Kenaikan Oktober Memudar
The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin ke 3,75%–4,00% pada September 2026, kenaikan pertama sejak Juli 2023. Setelah data CPI September menunjukkan inflasi 3,7% secara tahunan, peluang kenaikan Oktober sempat melonjak hingga sekitar 50%.
Namun sejumlah pejabat Fed kemudian memberi sinyal tidak terburu-buru:
- John Williams (The Fed New York) menilai satu kenaikan lagi mungkin tepat tahun ini, tetapi tidak melihat ekonomi kepanasan.
- Mary Daly (The Fed San Francisco) menyebut kenaikan lanjutan kemungkinan dibutuhkan, tetapi tidak mendesak.
- Kevin Warsh, Ketua The Fed, menolak memberi petunjuk hasil rapat Oktober.
Per 20 Oktober, data CME FedWatch menunjukkan peluang sekitar 83% The Fed menahan suku bunga pada Oktober, dan peluang sekitar 94% setidaknya satu kenaikan paling lambat Desember. Rincian data inflasinya ada di inflasi AS September 2026 3,7%.
Faktor Lain: Euro dan Yen Menguat
DXY mengukur dolar terhadap enam mata uang utama, dengan euro berbobot 57,6% dan yen 13,6%. Pada 20 Oktober, euro stabil setelah sebelumnya tertekan protes di Prancis, sementara yen menguat setelah lelang obligasi Jepang mencatat permintaan tinggi. Cara membaca indeks ini dijelaskan di apa itu indeks dolar DXY.
Level Teknikal DXY
| Jenis | Level |
|---|---|
| Resistance | 102,01 · 102,26 · 102,45 · 102,70 |
| Support | 101,58 · 101,32 · 101,03 |
Penembusan di atas 102,01, yang menjadi garis tren jangka pendek, dapat menandai kembalinya penguatan dolar. Sebaliknya, penutupan di bawah 101,30 membuka ruang pelemahan lanjutan.
Imbal Hasil Tinggi Masih Menopang Dolar
Meski DXY turun, dolar belum kehilangan daya tarik. Imbal hasil US Treasury 10 tahun masih di kisaran 5,1%, level tinggi yang menarik dana global. Dampaknya terhadap pasar saham dibahas di yield Treasury di atas 5%.
Pekan Depan Sangat Padat
Selain FOMC, pasar akan menghadapi keputusan ECB (29 Oktober) dan Bank of Japan (30 Oktober), lalu pemilu sela AS pada 3 November. Kombinasi ini berpotensi memicu volatilitas tinggi. Strateginya dibahas di pekan super bank sentral dan risikonya di pemilu sela AS 3 November.
Probabilitas keputusan The Fed dapat dipantau langsung di CME FedWatch.
Konten ini bersifat informasi dan edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual instrumen keuangan. Trading forex berisiko tinggi; pertimbangkan kemampuan finansial Anda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa indeks dolar AS (DXY) saat ini?
DXY turun ke sekitar 101,5 pada 20 Oktober 2026, terendah tiga minggu, lalu bergerak di kisaran 101,6–101,8 pada 21 Oktober.
Kapan rapat FOMC berikutnya?
Rapat FOMC berikutnya berlangsung 27–28 Oktober 2026, dengan pengumuman keputusan pada 28 Oktober waktu AS atau dini hari 29 Oktober WIB.
Apakah The Fed akan menaikkan suku bunga pada Oktober 2026?
Per 20 Oktober, CME FedWatch menunjukkan peluang sekitar 83% The Fed menahan suku bunga pada Oktober dan sekitar 94% peluang kenaikan paling lambat Desember.


