Skip to content
ForixDaily ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

  • Beranda
  • Pasar Forex
  • Komoditi
  • Indeks & Saham
  • Ekonomi & Politik
ForixDaily
ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

stimulus

Pengusaha Desak Prabowo Tambah Stimulus Ekonomi Jelang Nataru untuk Pulihkan Daya Beli Masyarakat

team, November 11, 2025

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025, Kadin Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menambah stimulus ekonomi guna memperkuat daya beli masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional agar mampu bersaing dengan Vietnam dan China.

Kadin Minta Pemerintah Tambah Stimulus Ekonomi untuk Dongkrak Konsumsi Akhir Tahun

Menjelang momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengusulkan agar Presiden Prabowo Subianto segera menambah stimulus ekonomi guna mengangkat kembali daya beli masyarakat yang tengah melemah.

Usulan ini mencuat seiring dengan tren pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang hanya mencapai 4,98 persen pada kuartal III 2025. Angka tersebut dinilai masih belum cukup kuat untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi di tengah ketidakpastian global dan tekanan harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perencanaan Pembangunan Nasional (Bippenas-Kadin), Bayu Priawan Djokosoetono, menilai bahwa pemerintah perlu segera mengambil langkah strategis. Salah satu opsi yang disarankan adalah memperluas paket stimulus ekonomi yang sudah ada.

“Program stimulus ekonomi 8+4+5 yang dijalankan pemerintah sejauh ini cukup bagus. Contohnya, program magang fresh graduate berhasil menarik lebih dari 156 ribu pendaftar, menunjukkan antusiasme tinggi dari generasi muda. Namun, Kadin berharap ada tambahan stimulus yang lebih spesifik, terutama di sektor pariwisata, untuk mendorong peningkatan aktivitas perjalanan dan belanja menjelang Libur Nataru 2025,” jelas Bayu dalam keterangan tertulis, Selasa (11/11).

Perlu Percepatan Produktivitas Nasional untuk Saingi Negara Tetangga

Lebih lanjut, Bayu menegaskan pentingnya peningkatan produktivitas nasional sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Ia menyoroti bahwa saat ini, Indonesia tertinggal dibandingkan Vietnam, yang sudah mencatat pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen sejak kuartal II 2025.

Menurut data APO Databook 2025, kontribusi Total Factor Productivity (TFP) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia masih mendekati nol persen, sedangkan Vietnam mencapai 8 persen, dan Tiongkok bahkan mencapai 26 persen.

“Selama ini pertumbuhan ekonomi kita lebih banyak didorong oleh penambahan modal dan tenaga kerja, bukan peningkatan efisiensi. Sudah saatnya pemerintah dan pelaku usaha bersinergi untuk meningkatkan produktivitas agar target pertumbuhan 8 persen bisa dicapai,” ujar Bayu menegaskan.

Dorongan untuk Transformasi Industri dan Teknologi Tepat Guna

Sementara itu, Ketua Komite Tetap Perencanaan Ekonomi Kadin Indonesia, Ikhwan Primanda, menyoroti bahwa produktivitas output PDB per pekerja Indonesia masih tergolong rendah, yakni rata-rata Rp13,78 juta per bulan.

Empat sektor yang memiliki produktivitas tertinggi antara lain sektor pertambangan, real estate, informasi dan komunikasi, serta penyediaan listrik dan gas. Menurut Ikhwan, sektor-sektor tersebut memiliki produktivitas tinggi karena bersifat padat teknologi dan padat modal, serta membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi tinggi dan pendidikan memadai.

“Untuk meningkatkan daya saing nasional, Indonesia harus mendorong investasi yang membawa transfer teknologi dan mampu menciptakan efek ganda terhadap ekonomi lokal. Pemerintah perlu memastikan adanya alih teknologi kepada pelaku usaha nasional agar manfaat investasi bisa dirasakan lebih luas,” terang Ikhwan.

Ia menambahkan bahwa sektor industri pengolahan atau manufaktur masih menjadi tulang punggung ekonomi nasional, menyumbang 19,15 persen terhadap PDB. Pada kuartal III 2025, sektor ini tumbuh 5,54 persen (yoy), sementara PMI Manufaktur Indonesia terus berada di zona ekspansi, mencapai 51,2 pada September 2025.

“Transformasi industri harus diarahkan pada pengembangan industri bahan baku, bahan antara, dan industri hilir agar bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja dan memperkuat rantai pasok nasional,” tegasnya.

Pertanian dan Pangan Masih Jadi Pilar Utama Ekonomi Rakyat

Dari sektor pangan dan pertanian, Ketua Komite Tetap Perencanaan Pangan Kadin Indonesia, Frans Tambunan, menekankan bahwa pertanian masih berperan penting sebagai sektor penyerap tenaga kerja terbesar, yakni 28,15 persen dari total pekerja nasional. Meski demikian, sektor ini hanya tumbuh 4,93 persen, padahal kontribusinya terhadap PDB mencapai 14,35 persen.

“Pemerintah perlu memperkuat sektor ini dengan modernisasi pertanian, inovasi teknologi tepat guna, dan investasi di lahan produktif baru. Selain itu, sektor perikanan juga harus didorong agar Indonesia bisa benar-benar menjadi lumbung pangan dunia,” ujar Frans.

Momentum Nataru Harus Dimanfaatkan untuk Pemulihan Ekonomi

Secara keseluruhan, Kadin Indonesia menilai momentum libur akhir tahun menjadi kesempatan strategis untuk memulihkan daya beli masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan menambah stimulus ekonomi, mempercepat adopsi teknologi, dan meningkatkan produktivitas, Indonesia dapat memperkuat daya saingnya di tengah kompetisi global yang semakin ketat.

Kebijakan yang tepat dari Presiden Prabowo di penghujung tahun 2025 diharapkan mampu menciptakan efek domino positif: meningkatkan konsumsi, memperluas lapangan kerja, dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Ekonomi dan Politik investasiKadin IndonesiaNataru 2025Prabowo Subiantostimulus ekonomi

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Ekonomi dan Politik Sri Mulyani: Dana Rp1.333 Triliun APBN 2025 Langsung Dinikmati Kelompok Ekonomi Bawah

Sri Mulyani: Dana Rp1.333 Triliun APBN 2025 Langsung Dinikmati Kelompok Ekonomi Bawah

August 13, 2025

Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp1.333 triliun dalam APBN 2025 yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu dan kelompok ekonomi bawah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan informasi tersebut saat menghadiri acara Sarasehan Nasional Ekonomi Syariah Refleksi Kemerdekaan RI 2025 yang diselenggarakan di Jakarta. “Dana dari pemerintah pusat yang dapat…

Read More
Ekonomi dan Politik kredit

BRI Dorong Akses Kredit Perumahan, Wujudkan Hunian Layak bagi Rakyat dan Dukung Indonesia Emas 2045

October 16, 2025

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperluas akses Kredit Program Perumahan (KPP) sebagai bentuk dukungan terhadap program 3 Juta Rumah. Melalui pendekatan kolaboratif dengan pemerintah, pengembang, dan UMKM, BRI menargetkan peningkatan penyaluran KPR subsidi hingga 25.000 unit di tahun 2025 untuk mewujudkan hunian layak dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. BRI…

Read More
Ekonomi dan Politik neraca

Rapat Neraca Komoditas 2026 Dibubarkan

December 9, 2025

Rapat penetapan Neraca Komoditas Pangan 2026 terpaksa diskors oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan setelah tidak satu pun menteri hadir. Ketidakhadiran pejabat tinggi membuat pembahasan strategis ditunda, menunggu penjadwalan ulang. Simak kronologi lengkap, dampak kebijakan, dan respons pemerintah. Zulhas Skors Sidang Setelah Para Menteri Tak Hadir Rapat koordinasi terbatas yang seharusnya…

Read More

Comment

  1. Pingback: Harga Emas Turun dari Puncak Tiga Minggu - ForixDaily

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Waka MPR Dorong Pembangunan Nasional Berbasis Data Kebudayaan yang Akurat
  • Pangan Tidak Aman Sebabkan Kerugian hingga Rp30 Triliun per Tahun di Indonesia
  • Gerindra Bantah Tuduhan PDIP soal Anggaran MBG Pangkas Dana Pendidikan
  • Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang
  • Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
©2026 ForixDaily | WordPress Theme by SuperbThemes