Skip to content
ForixDaily ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

  • Beranda
  • Pasar Forex
  • Komoditi
  • Indeks & Saham
  • Ekonomi & Politik
ForixDaily
ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

penurunan

GBP/USD Mengalami Penurunan Hingga ke 1,3150

team, November 14, 2025

Pound Sterling mengalami penurunan setelah pemerintah Inggris membatalkan rencana kenaikan tarif pajak penghasilan. Kombinasi kekhawatiran fiskal, potensi pemotongan suku bunga BoE, serta pelemahan Dolar AS mendorong GBP/USD turun menuju 1,3150. Analisis lengkap pergerakan dan sentimen pasar terbaru.

Pound Tertekan Setelah Inggris Membatalkan Rencana Kenaikan Pajak

Pasangan mata uang GBP/USD kembali berada di bawah tekanan, tergelincir mendekati area 1,3150 pada perdagangan sesi Asia hari Jumat. Pelemahan ini mencerminkan sentimen negatif yang melanda Pound Sterling, setelah meningkatnya kekhawatiran investor mengenai disiplin fiskal Inggris, ketidakpastian arahan anggaran pemerintah, serta risiko terhadap stabilitas kebijakan dalam beberapa bulan ke depan.

Tekanan terhadap Pound semakin kuat setelah laporan dari The Financial Times mengungkapkan bahwa pemerintah Inggris telah membatalkan rencana kenaikan tarif pajak penghasilan yang semula akan diumumkan menjelang penyampaian anggaran pada 26 November. Langkah ini mematahkan ekspektasi pasar terhadap strategi fiskal yang lebih agresif untuk menutup defisit anggaran yang mencapai £30 miliar.

Perdana Menteri Keir Starmer dan Kanselir Rachel Reeves disebut memilih untuk meninggalkan proposal kenaikan batas pajak dasar dan lebih tinggi. Sebagai gantinya, pemerintah mencari opsi pendapatan yang lebih tidak langsung agar tidak menambah beban masyarakat di tengah perlambatan ekonomi. Namun, pendekatan ini justru memicu kekhawatiran baru mengenai kemampuan Inggris untuk menjaga kredibilitas fiskal di tengah tekanan ekonomi yang meningkat.

Ekonomi Inggris Mengirim Sinyal Lemah

Pound saat ini tidak hanya tertekan oleh perubahan kebijakan fiskal, tetapi juga oleh rangkaian data ekonomi yang menunjukkan kinerja lebih lemah dari proyeksi. Pertumbuhan ekonomi Inggris pada Kuartal III hanya mencatat ekspansi moderat, jauh dari ekspektasi untuk pemulihan yang lebih solid.

Lebih mengkhawatirkan lagi, Produk Domestik Bruto (PDB) bulan September mengalami kontraksi secara bulanan, menandakan bahwa momentum ekonomi terus melemah mendekati akhir tahun. Kondisi ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa Bank of England (BoE) semakin dekat dengan keputusan untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember.

Ekspektasi pemotongan suku bunga tersebut menjadi salah satu faktor utama yang menekan GBP dalam beberapa pekan terakhir. Investor melihat BoE tidak lagi memiliki ruang untuk mempertahankan kebijakan ketat karena risiko resesi semakin meningkat.

Dolar AS Juga Melemah, Membantu Menahan Penurunan GBP/USD

Meskipun Pound berada dalam tekanan signifikan, penurunan GBP/USD tidak terlalu tajam karena Dolar AS juga mengalami pelemahan. Keyakinan ekonomi AS sedang diuji kembali setelah penutupan pemerintah (shutdown) yang berlangsung 43 hari, rekor terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat.

Direktur National Economic Council, Kevin Hassett, memperingatkan bahwa sebagian data ekonomi AS untuk periode Oktober mungkin hilang selamanya karena beberapa lembaga tidak dapat mengumpulkan data selama penutupan. Ketidakpastian data ini membuat investor berhati-hati, bahkan ketika sentimen pasar sempat membaik setelah Kongres dan Gedung Putih menyepakati undang-undang pendanaan pemerintah.

Sinyal dari sektor swasta juga menunjukkan gambaran yang tidak terlalu optimistis. Pasar tenaga kerja mulai mendingin, sementara tingkat kepercayaan konsumen bergeser secara fluktuatif. Kekhawatiran inflasi juga belum sepenuhnya mereda, sehingga prospek pemulihan ekonomi jangka pendek masih rapuh.

Presiden AS Donald Trump secara resmi menandatangani undang-undang pembiayaan untuk mengakhiri shutdown pada hari Kamis. Namun, pasar masih menilai bahwa dampak shutdown terhadap data ekonomi dan potensi gangguan fiskal dapat membatasi kekuatan reli Dolar dalam waktu dekat.

Gambaran Keseluruhan Pasar

Kombinasi dari semua faktor ini membentuk dinamika pasar yang lebih berhati-hati:

  • Inggris menghadapi tantangan serius dalam menjaga kredibilitas fiskal.

  • Prospek pemotongan suku bunga BoE menekan Pound secara struktural.

  • Data domestik yang melambat memperburuk persepsi terhadap pertumbuhan Inggris.

  • Dolar AS sendiri dalam kondisi melemah, sehingga penurunan GBP/USD cenderung terbatas.

Pada akhirnya, pasangan GBP/USD bergerak mendekati 1,3150 sambil menunggu katalis berikutnya, baik dari perkembangan kebijakan fiskal Inggris menjelang anggaran 26 November maupun dari rilis data AS yang mungkin tertunda atau tidak lengkap.

Dengan latar belakang yang tidak stabil ini, pasar kemungkinan akan terus mengikuti setiap perkembangan politik dan ekonomi, terutama yang terkait pengelolaan fiskal Inggris dan respons bank sentral di kedua negara.

Pasar Forex forex hari iniGBP/USDPound Sterling

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Pasar Forex usd

GBP Menguat di Tengah Tekanan Fiskal dan Pelemahan USD: Sentimen Pasar Tetap Solid

December 4, 2025

Pound Sterling menguat meski dibayangi isu fiskal, ditopang pasar obligasi stabil dan melemahnya USD. Ekspektasi pemotongan suku bunga Fed semakin memperkuat GBP. GBP Tetap Tangguh di Tengah Pengawasan Anggaran Inggris Pound Sterling (GBP) kembali menunjukkan ketahanan luar biasa di pasar valuta asing, bahkan ketika perhatian investor tertuju pada Anggaran Musim…

Read More
Pasar Forex jpy

USD/JPY Menguat Tajam, UOB Nilai Level 160 Masih Terlalu Jauh dalam Jangka Pendek

January 14, 2026

USD/JPY melonjak mendekati 159,20 didukung momentum kuat Dolar AS. UOB Group menilai resistance 160,00 belum mudah ditembus dalam jangka pendek meski tren bullish tetap solid. USD/JPY Melonjak, Momentum Bullish Masih Mendominasi Pasangan mata uang USD/JPY mencatat lonjakan signifikan dan mencapai level tertinggi baru di sekitar 159,20, memperpanjang reli Dolar AS…

Read More
Pasar Forex usd

USD/CHF Tertekan di Area 0,7900

January 23, 2026

USD/CHF bergerak rapuh di dekat 0,7900 seiring melemahnya Dolar AS akibat ketidakpastian penunjukan Ketua The Fed dan komentar dovish dari Swiss National Bank terkait prospek inflasi. Dolar AS Melemah di Tengah Ketidakpastian The Fed dan Sikap Hati-hati SNB Pasangan mata uang USD/CHF menunjukkan pergerakan yang rapuh dan cenderung defensif pada…

Read More

Comment

  1. Pingback: IHSG Dibuka Menguat di Tengah Tekanan Global - ForixDaily

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Waka MPR Dorong Pembangunan Nasional Berbasis Data Kebudayaan yang Akurat
  • Pangan Tidak Aman Sebabkan Kerugian hingga Rp30 Triliun per Tahun di Indonesia
  • Gerindra Bantah Tuduhan PDIP soal Anggaran MBG Pangkas Dana Pendidikan
  • Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang
  • Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
©2026 ForixDaily | WordPress Theme by SuperbThemes