Skip to content
ForixDaily ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

  • Beranda
  • Pasar Forex
  • Komoditi
  • Indeks & Saham
  • Ekonomi & Politik
ForixDaily
ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

ihsg

IHSG Menguat Usai The Fed Pangkas Suku Bunga, Saham Perbankan dan Teknologi Pimpin Kenaikan

team, October 30, 2025

IHSG dibuka menguat ke level 8.176,36 pada Kamis (30/10/2025) setelah The Fed menurunkan suku bunga 25 bps. Saham-saham besar seperti BMRI, BBRI, dan GOTO menjadi motor penggerak pasar di tengah optimisme dan volatilitas global.

Saham Perbankan Jadi Penggerak Awal

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Kamis (30/10/2025), di tengah sentimen positif dari kebijakan The Federal Reserve (The Fed) yang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin.

Menurut data RTI Business, IHSG naik ke level 8.176,36 pada pembukaan perdagangan. Namun, tak lama kemudian, indeks sempat terkoreksi tipis 0,06% atau 5,16 poin ke posisi 8.161,05. Sebelumnya, pada Rabu (29/10/2025), IHSG ditutup menguat 0,91% atau 73,59 poin ke level 8.166,22.

Kenaikan IHSG kali ini didorong oleh performa positif sejumlah saham unggulan di sektor perbankan dan teknologi, meski sebagian lainnya masih bergerak fluktuatif.

Saham-saham bank besar atau big banks menjadi penopang utama IHSG di awal sesi.

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) naik 1,08% ke level Rp4.700 per saham.

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) turut menguat 0,26% ke posisi Rp3.900.

  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) sedikit melemah 0,23% ke Rp4.430.

  • Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turun 0,29% ke level Rp8.575 per saham.

Pergerakan ini menunjukkan masih adanya rotasi portofolio investor antarbank besar, di tengah optimisme terhadap stabilitas suku bunga domestik pasca keputusan The Fed.

Sektor Teknologi dan Konsumer Ikut Menguat

Dari sektor teknologi, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) melonjak 3,57% ke harga Rp58, menjadi salah satu penopang kuat IHSG. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap saham teknologi yang sebelumnya sempat tertekan akibat ketidakpastian global.

Selain itu, PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) juga naik signifikan 3,93% ke Rp7.275, diikuti oleh PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang menguat 1,94% ke posisi Rp2.630.

Sebaliknya, beberapa saham tambang justru terkoreksi, seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang turun 0,36% ke Rp7.000, PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) anjlok 5,88% ke Rp800, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) melemah 2,69% ke Rp905 per saham.

Pandangan Analis: Waspadai Koreksi Lanjutan

Menurut Rully Arya Wisnubroto, Analis dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia, IHSG hari ini berpotensi bergerak melemah secara teknikal. Ia menjelaskan, area support IHSG berada di kisaran 8.013–8.069, sementara area resistance berada di 8.175–8.224.

“Pasar masih dibayangi keraguan terhadap kemungkinan penurunan suku bunga lanjutan pada Desember, setelah Jerome Powell menegaskan sikap hati-hati The Fed meskipun telah memangkas suku bunga 25 bps,” tulis Rully dalam risetnya, Kamis (30/10/2025).

Sementara itu, Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menilai IHSG masih memiliki peluang menguji level 8.180. Namun, jika gagal menembus area tersebut, potensi koreksi bisa terjadi karena pemangkasan suku bunga The Fed sudah sesuai ekspektasi pasar, sehingga ruang kejutan terbatas.

Fanny memperkirakan IHSG bergerak pada support 8.000–8.130 dan resistance 8.180–8.200, dengan rekomendasi saham pilihan seperti AMRT, ISAT, GZCO, BWPT, CPIN, dan JARR.

Analisis Teknikal dan Rekomendasi Saham

Tim riset Phintraco Sekuritas mencatat bahwa indikator teknikal menunjukkan potensi penguatan terbatas. Histogram MACD masih berada di area negatif, sementara Stochastic RSI bergerak menurun di area pivot. Namun, peningkatan volume beli disertai garis A/D (Accumulation/Distribution) menandakan mulai adanya akumulasi investor besar.

“IHSG ditutup di atas level MA20, tetapi masih di bawah MA5, sehingga secara jangka pendek diperkirakan bergerak menguat untuk menguji resistance 8.200–8.250,” tulis tim Phintraco Sekuritas.

Saham-saham yang direkomendasikan Phintraco antara lain BMRI, BBTN, ANTM, PSAB, HRUM, dan ASII, dengan prospek penguatan seiring optimisme pasar terhadap kebijakan moneter global dan dorongan pemulihan ekonomi domestik.

Sentimen Positif Dorong Optimisme Pasar

Secara fundamental, pasar saham Indonesia mendapat dukungan dari beberapa faktor:

  1. Pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 bps yang meningkatkan daya tarik aset berisiko.

  2. Kebijakan Bank Indonesia yang berencana memberikan insentif penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) bagi bank yang mempercepat penurunan bunga kredit mulai 1 Desember 2025.

  3. Ekspektasi pemulihan ekonomi nasional pada kuartal IV/2025.

  4. Potensi rebound harga komoditas, terutama emas dan batubara, yang memperkuat saham sektor pertambangan.

Dengan dukungan sentimen global dan domestik tersebut, IHSG diperkirakan tetap stabil di kisaran tinggi, meski investor tetap disarankan berhati-hati terhadap potensi koreksi teknikal jangka pendek.

Indeks dan saham IHSG hari inipasar saham Indonesiaprediksi IHSGsaham unggulan

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Indeks dan saham inflasi

Inflasi Tiongkok Anjlok ke -0,3%: Sinyal Deflasi yang Guncang Pasar Asia dan Tekan AUD/USD

October 15, 2025

Inflasi Tiongkok bulan September 2025 turun menjadi -0,3% YoY, lebih rendah dari perkiraan -0,1%. Data ini memperlihatkan tekanan deflasi yang masih menghantui ekonomi Tiongkok dan berpotensi memengaruhi pergerakan AUD/USD di pasar global. Inflasi Tiongkok Terus Melemah: IHK September Turun ke -0,3% YoY, Sinyal Deflasi Kembali Menguat Biro Statistik Nasional Tiongkok…

Read More
Indeks dan saham ihsg

IHSG Kian Dekati 9.000

January 7, 2026

IHSG kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dan semakin dekat ke level 9.000. Aksi beli investor asing dan penguatan sektor industri menjadi pendorong utama pasar saham Indonesia. Reli Berlanjut, Rekor Tertinggi Baru Kembali Tercipta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Rabu (7/1/2026) dan sukses mencatatkan…

Read More
Indeks dan saham ihsg

IHSG Menguat 1,09% ke 8.176, Saham Transportasi dan Infrastruktur Jadi Primadona

October 21, 2025

IHSG sesi I hari ini, Selasa (21/10/2025), menguat 1,09% ke level 8.176, dipimpin oleh lonjakan saham sektor transportasi dan infrastruktur. Total transaksi mencapai Rp11,88 triliun dengan 405 saham menguat. IHSG Menguat ke 8.176: Sektor Transportasi dan Infrastruktur Pimpin Reli Bursa Selasa Ini JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali…

Read More

Comment

  1. Pingback: IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham Potensial Hari Ini - ForixDaily

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Waka MPR Dorong Pembangunan Nasional Berbasis Data Kebudayaan yang Akurat
  • Pangan Tidak Aman Sebabkan Kerugian hingga Rp30 Triliun per Tahun di Indonesia
  • Gerindra Bantah Tuduhan PDIP soal Anggaran MBG Pangkas Dana Pendidikan
  • Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang
  • Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
©2026 ForixDaily | WordPress Theme by SuperbThemes