Sydney Tokyo London New York
Komoditi

Harga Minyak Brent Dekat US$110 per Barel, Serangan Kapal di Sekitar Selat Hormuz Ancam Pasokan

Minyak Brent bertahan di dekat US$110 per barel setelah serangkaian serangan terhadap kapal tanker dan fasilitas minyak Arab Saudi. Ini data dan risikonya bagi pasar.

Harga Minyak Brent Dekat US$110 per Barel, Serangan Kapal di Sekitar Selat Hormuz Ancam Pasokan

Harga minyak dunia kembali mendekati US$110 per barel. Pada perdagangan Rabu pagi, 21 Oktober 2026, harga minyak Brent naik 85 sen (+0,78%) menjadi US$109,64 per barel, sementara WTI naik 76 sen (+0,78%) ke US$98,58 per barel.

Sehari sebelumnya, Brent sempat menyentuh US$111,99, tertinggi dalam lima bulan, sebelum ditutup turun di US$108,79.

Fakta kunci: Harga Minyak Brent Dekat US$110 per Barel, Serangan Kapal di Sekitar Selat Hormuz Ancam Pasokan
Harga minyak acuan dan pemicu kenaikannya.

Pemicu: Serangan terhadap Kapal dan Fasilitas Minyak

Serangan kapal di sekitar Selat Hormuz. Sebuah kapal tanker raksasa dilaporkan terbakar setelah menabrak ranjau laut di selatan Selat Hormuz. Lembaga pelacak Kpler mencatat setidaknya 18 serangan terhadap kapal dalam dua pekan terakhir. Analis LSEG menilai risikonya kini meluas hingga Teluk Oman, yang dapat mengganggu pemuatan di luar Teluk Persia.

Serangan Houthi. Kelompok Houthi mengklaim serangan terhadap fasilitas Saudi Aramco di Yanbu, ladang minyak Shaybah, serta bandara Riyadh dan Abha.

Gangguan pasokan solar. Pejabat Departemen Energi AS menyatakan pemerintah bekerja sama dengan kilang di luar negeri untuk meningkatkan produksi bahan bakar di tengah kekurangan solar (diesel).

Faktor Penahan Kenaikan

  • Upaya diplomasi. Presiden Iran membahas mediasi dengan Panglima Militer Pakistan, kabar yang sempat menekan harga pada sesi sebelumnya.
  • Data persediaan AS. Jajak pendapat Reuters memperkirakan stok minyak mentah AS turun sekitar 800.000 barel pada pekan yang berakhir 16 Oktober, angka yang relatif kecil.

Selat Hormuz: Jalur Paling Vital

Selat Hormuz adalah jalur pengiriman minyak terpenting di dunia, menghubungkan produsen di Teluk Persia dengan pasar global. Gangguan di jalur ini langsung meningkatkan premi risiko pada harga minyak. Pada September 2026, ekspor minyak mentah melalui selat tersebut dilaporkan turun hingga 28% dibanding Juli.

Kondisi ini berbeda jauh dengan awal 2026, ketika harga minyak sempat stabil karena ketegangan Iran mereda, seperti diulas di harga minyak stabil di tengah redanya ketegangan Iran.

Brent vs WTI: Selisih Melebar

Selisih harga Brent dan WTI saat ini sekitar US$11 per barel, lebih lebar dari kondisi normal. Brent lebih sensitif terhadap gangguan di Timur Tengah karena menjadi acuan minyak yang diperdagangkan lintas laut. Penjelasannya ada di Brent vs WTI.

Dampak bagi Indonesia

Harga minyak acuan Indonesia (ICP) September 2026 melonjak ke US$112,81 per barel. Kenaikan harga minyak memperbesar beban subsidi dan kompensasi energi dalam APBN, serta menekan rupiah karena kebutuhan dolar untuk impor energi meningkat. Rinciannya di ICP September 2026 dan subsidi energi.

Di pasar valas, kenaikan minyak cenderung menguntungkan mata uang negara eksportir seperti dolar Kanada, seperti dijelaskan di korelasi pasangan mata uang.

Data pasar minyak global dapat dipantau di U.S. Energy Information Administration.

Konten ini bersifat informasi dan edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual instrumen keuangan. Perdagangan komoditas dan kontrak berjangka berisiko tinggi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa harga minyak Brent hari ini?

Pada 21 Oktober 2026 pagi, Brent naik ke US$109,64 per barel dan WTI ke US$98,58 per barel. Sehari sebelumnya Brent sempat menyentuh US$111,99.

Kenapa harga minyak naik?

Kenaikan dipicu serangan terhadap kapal di sekitar Selat Hormuz, serangan Houthi ke fasilitas Saudi Aramco, dan kekhawatiran gangguan pasokan bahan bakar.

Apa dampak kenaikan harga minyak bagi Indonesia?

Kenaikan harga minyak memperbesar beban subsidi dan kompensasi energi APBN serta menekan rupiah karena kebutuhan dolar untuk impor energi meningkat.