Skip to content
ForixDaily ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

  • Beranda
  • Pasar Forex
  • Komoditi
  • Indeks & Saham
  • Ekonomi & Politik
ForixDaily
ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

gbp

GBP/USD Tergelincir ke 1,3150

team, November 18, 2025

GBP/USD bergerak lesu di sekitar 1,3150 setelah Kanselir Inggris Rachel Reeves membatalkan rencana kenaikan pajak, memicu kekhawatiran fiskal dan memperkuat peluang pemotongan suku bunga BoE pada Desember. Sementara itu, Dolar AS tetap stabil menjelang rilis data ekonomi AS yang tertunda.

Gambaran Umum Pasar GBP/USD

Pasangan mata uang GBP/USD kembali berada dalam tekanan dan diperdagangkan di sekitar 1,3150 selama sesi Asia pada Selasa. Pelemahan Pound Sterling mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap prospek ekonomi Inggris, terutama setelah kebijakan fiskal terbaru dari Kanselir Keuangan Inggris, Rachel Reeves.

Reeves Batalkan Kenaikan Pajak Penghasilan

Keputusan Reeves untuk membatalkan rencana kenaikan pajak penghasilan memicu ketidakpastian mengenai keseimbangan fiskal Inggris. Meski kebijakan ini dianggap meredakan beban masyarakat, pasar menilai hal tersebut dapat mempersempit ruang fiskal pemerintah.

Dampak terhadap Anggaran dan Prospek Fiskal

  • Office for Budget Responsibility (OBR) menurunkan proyeksi defisit anggaran dari £35 miliar menjadi £20 miliar, memberi sedikit harapan bagi stabilitas fiskal.

  • Reeves diperkirakan akan mencari alternatif pendapatan melalui penyesuaian ambang batas tarif pajak serta reformasi pemotongan gaji, bukan melalui kenaikan tarif pajak besar-besaran.

  • Pendekatan ini menimbulkan penilaian campuran di pasar: lebih ramah publik, namun berpotensi mengganggu keberlanjutan fiskal jangka panjang.

Tekanan Tambahan dari Melemahnya Data Ekonomi Inggris

Selain faktor fiskal, Pound juga berada dalam tekanan akibat serangkaian data ekonomi yang lemah.

PDB dan Data Bulanan Mengecewakan

Ekonomi Inggris mencatat pertumbuhan marginal pada Kuartal 3, sementara PDB bulan September justru menurun. Data ini memperkuat pandangan bahwa ekonomi Inggris belum mampu pulih dengan stabil.

Fokus Pasar pada Data Pekan Ini

Para pelaku pasar akan mencermati beberapa rilis data penting:

  • Inflasi Inggris

  • PMI pendahuluan manufaktur dan jasa

  • Indikasi momentum pelemahan kegiatan bisnis

Jika data-data tersebut kembali menunjukkan kontraksi, peluang pemotongan suku bunga oleh Bank of England (BoE) semakin besar.

Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga BoE Meningkat

Kondisi ekonomi yang melambat membuat pasar memperkirakan pemotongan suku bunga pada Desember oleh BoE. Ekspektasi ini semakin menekan GBP, karena suku bunga yang lebih rendah cenderung mengurangi daya tarik Pound.

Stabilnya Dolar AS di Tengah Antisipasi Data AS

Sementara Pound melemah, Dolar AS (USD) cenderung stabil menjelang rilis data ekonomi AS yang tertunda setelah pembukaan kembali pemerintah.

Ekspektasi The Fed Mulai Bergeser

Dukungan bagi USD datang dari menurunnya peluang pemotongan suku bunga The Fed.

Perubahan Probabilitas Pemotongan Suku Bunga

Menurut CME FedWatch Tool:

  • Peluang pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember turun dari 62% menjadi 43% dalam waktu satu minggu.

  • Penurunan probabilitas ini menunjukkan pasar mulai memandang kebijakan The Fed lebih hawkish dalam jangka pendek.

Komentar Dovish dari Pejabat The Fed

Namun, pernyataan dari Christopher Waller, Gubernur The Fed, memberikan sentimen campuran:

  • Waller menyatakan bahwa The Fed seharusnya mempertimbangkan pemotongan suku bunga pada Desember.

  • Ia menyoroti perlambatan perekrutan dan melemahnya pasar tenaga kerja sebagai alasan utama.

  • Pernyataannya, yang dilaporkan Bloomberg, dapat memicu perubahan sentimen pasar jika diikuti oleh pejabat lainnya.

Outlook GBP/USD dalam Waktu Dekat

Pergerakan GBP/USD dalam beberapa sesi mendatang akan sangat bergantung pada keseimbangan faktor Inggris dan AS.

Faktor Penekan Pound Sterling

  • Melemahnya data domestik Inggris

  • Kebijakan fiskal Reeves yang menimbulkan ketidakpastian

  • Ekspektasi pemotongan suku bunga BoE

Faktor Penopang Dolar AS

  • Stabilnya ekspektasi suku bunga The Fed

  • Data ekonomi AS yang berpotensi kuat setelah penundaan rilis

  • Sentimen risiko global yang cenderung menguntungkan USD

Level Teknis Penting

  • Support utama: 1,3100

  • Resistance awal: 1,3200

  • Konsolidasi kemungkinan bertahan selama pasar menantikan rilis data utama pekan ini.

Pasangan GBP/USD masih berada dalam tren melemah, terseret oleh kombinasi tekanan fiskal dan ekonomi Inggris serta sentimen kebijakan moneter yang menguntungkan Dolar AS. Dengan banyaknya data penting yang akan dirilis minggu ini, volatilitas GBP/USD diperkirakan akan meningkat, sementara level 1,3150 tetap menjadi area psikologis dan teknis yang paling diperhatikan trader.

Pasar Forex forex hari iniGBP/USDPound Sterling

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Pasar Forex usd

EUR/USD Menguat 6 Hari Beruntun: Euro Abaikan Data Manufaktur Lemah, Dolar AS Kian Tertekan

December 1, 2025

EUR/USD terus melaju naik selama enam hari meskipun manufaktur Zona Euro melemah. Harapan pemangkasan suku bunga The Fed menekan USD, memberi ruang bagi penguatan Euro. Simak analisis fundamental dan teknikal lengkapnya di sini. Euro Tetap Tangguh Meski PMI Manufaktur Turun Pasangan mata uang EUR/USD melanjutkan tren penguatan yang telah berlangsung…

Read More
Pasar Forex australia

Dolar Australia Tetap Perkasa Usai Keputusan PBoC

December 22, 2025

Dolar Australia mempertahankan penguatan setelah PBoC menahan suku bunga. Fokus pasar beralih ke risalah RBA, kebijakan The Fed, dan arah teknikal AUD/USD. Pasar Menanti Arah Kebijakan RBA dan The Fed Dolar Australia (AUD) berhasil mempertahankan penguatannya terhadap Dolar AS (USD) pada awal perdagangan pekan ini, didukung oleh keputusan Bank Rakyat…

Read More
Pasar Forex stimulus

Stimulus Raksasa Jepang & Ancaman Intervensi Pemerintah Memicu Gejolak Baru di Pasar USD/JPY

November 21, 2025

Yen pulih didorong ancaman intervensi dan stimulus raksasa ¥21,3 triliun, namun ketidakpastian suku bunga BoJ dan penguatan USD membuat USD/JPY tetap volatile. Yen Melonjak Kembali Yen Jepang (JPY) kembali memperlihatkan pemulihan moderat pada perdagangan Jumat di sesi Asia, menandai jeda dari tren pelemahan yang terjadi belakangan ini. Kenaikan ini bukan…

Read More

Comment

  1. Pingback: IHSG Menguat 0,76% di Sesi Pertama - ForixDaily

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Waka MPR Dorong Pembangunan Nasional Berbasis Data Kebudayaan yang Akurat
  • Pangan Tidak Aman Sebabkan Kerugian hingga Rp30 Triliun per Tahun di Indonesia
  • Gerindra Bantah Tuduhan PDIP soal Anggaran MBG Pangkas Dana Pendidikan
  • Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang
  • Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
©2026 ForixDaily | WordPress Theme by SuperbThemes