Skip to content
ForixDaily ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

  • Beranda
  • Pasar Forex
  • Komoditi
  • Indeks & Saham
  • Ekonomi & Politik
ForixDaily
ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

rba

Dolar Australia Menguat di Tengah Kehati-hatian RBA

team, November 24, 2025

Dolar Australia stabil menjelang rilis inflasi utama Australia. Sikap hati-hati RBA dan meningkatnya peluang pemotongan suku bunga The Fed memicu volatilitas AUD/USD.

Inflasi Australia Jadi Katalis Utama dan Taruhan Pemotongan Suku Bunga The Fed Menggoyang USD

Dolar Australia (AUD) bergerak stabil pada awal pekan saat investor menunggu rilis data inflasi penting dari Australia, yang akan menjadi salah satu indikator paling diawasi oleh pelaku pasar untuk menentukan arah kebijakan moneter Reserve Bank of Australia (RBA). Dengan nada yang semakin berhati-hati dari bank sentral, pasar kini memasuki fase krusial yang dapat menentukan momentum jangka pendek pasangan AUD/USD.

RBA Tetap Berhati-hati, AUD Bertahan Stabil

AUD mempertahankan kekuatan relatifnya terhadap Dolar AS (USD) pada Senin karena meningkatnya ekspektasi bahwa RBA akan mempertahankan kebijakan yang penuh kehati-hatian. Investor kini mengalihkan fokus penuh pada rilis IHK bulanan “lengkap” untuk Oktober yang akan dipublikasikan pada hari Rabu, dan laporan ini diperkirakan menjadi katalis utama dalam pembentukan pandangan kebijakan RBA berikutnya.

Risalah rapat kebijakan bulan November menunjukkan bahwa RBA lebih condong pada pendekatan hawkish-hati-hati. Bank sentral memberi sinyal bahwa suku bunga mungkin perlu dipertahankan pada level saat ini lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya, mengingat risiko inflasi yang masih melekat. Data dari ASX 30-Day Interbank Cash Rate Futures pada 20 November memperlihatkan kontrak Desember 2025 diperdagangkan di 96,41—yang mengindikasikan hanya 6% probabilitas pemotongan suku bunga dari 3,60% ke 3,35% pada pertemuan berikutnya.

Asisten Gubernur RBA, Sarah Hunter, menegaskan kembali sikap ini. Ia memperingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berada “di atas tren” dapat menimbulkan tekanan inflasi baru. Ia juga menekankan volatilitas dari inflasi bulanan, sehingga RBA tidak akan mengambil keputusan berdasarkan data satu bulan saja. Menurut Hunter, kondisi pasar tenaga kerja dipantau lebih cermat sebagai penentu kapasitas pasokan dan tingkat pengetatan moneter yang masih bekerja di latar belakang.

USD Melemah di Tengah Meningkatnya Spekulasi Pemotongan Suku Bunga The Fed

Sementara AUD bertahan, Dolar AS justru melemah setelah reli lima hari berturut-turut. Indeks Dolar AS (DXY) turun ke sekitar 100,10, dipengaruhi oleh meningkatnya kepercayaan pasar bahwa The Fed kemungkinan besar akan menurunkan suku bunga pada pertemuan Desember.

Menurut CME FedWatch Tool, peluang pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin telah melonjak menjadi 69%, naik signifikan dari 44% pada minggu sebelumnya. Dukungan untuk narasi pelonggaran ini datang dari beberapa pejabat The Fed.

John Williams, Presiden The Fed New York, menyatakan bahwa pemotongan suku bunga dalam “jangka pendek” masih memungkinkan. Gubernur The Fed, Stephen Miran, bahkan lebih lugas—mengatakan ia akan “memberi suara untuk pemotongan 25 bp” jika keputusan harus dibuat berdasarkan data ketenagakerjaan terbaru.

Data makro AS juga mendukung langkah pelonggaran tersebut. Nonfarm Payrolls (NFP) bertambah 119.000 pada September, mengalahkan ekspektasi pasar 50.000. Namun tingkat pengangguran meningkat ke 4,4%, memunculkan kekhawatiran melambatnya pasar tenaga kerja. Ekspektasi inflasi konsumen dari University of Michigan juga menurun, memperkuat argumen bahwa tekanan inflasi mulai mereda.

Sementara itu, risalah FOMC dari pertemuan Oktober menunjukkan bahwa pejabat The Fed masih terpecah. Sebagian anggota mendukung pemotongan lebih lanjut seiring waktu, namun tidak semuanya meyakini bahwa Desember adalah waktu yang tepat. Kondisi ini memberi ruang volatilitas tambahan bagi USD.

Data Ekonomi Australia Menunjukkan Perbaikan

Di tengah dinamika global tersebut, indikator ekonomi Australia menunjukkan perbaikan. PMI Manufaktur S&P Global naik ke 51,6 pada November dari 49,7 sebelumnya, kembali ke zona ekspansi. PMI Jasa ikut menguat ke 52,7, sementara PMI Gabungan meningkat menjadi 52,6.

RBA dalam risalah rapat terbarunya menegaskan bahwa pendekatan kebijakannya kini lebih seimbang. Bank sentral dapat mempertahankan suku bunga lebih lama apabila data ekonomi menunjukkan kekuatan lebih dari perkiraan semula.

AUD/USD Mengalami Konsolidasi di Dekat 0,6450

Saat berita ditulis, pasangan AUD/USD berada di sekitar 0,6450, bergerak sideways dalam fase konsolidasi. Grafik harian menunjukkan harga diperdagangkan di dalam kotak konsolidasi, mencerminkan ketidakpastian pasar menjelang rilis inflasi Australia.

Support terdekat berada pada 0,6420, sebelum kembali menguji level terendah lima bulan di 0,6414. Sebaliknya, resistance terdekat terletak pada EMA 9-hari di 0,6481, dengan level psikologis 0,6500 menjadi kunci bagi potensi bullish lebih lanjut. Penembusan di atasnya dapat membuka ruang menuju batas atas kotak konsolidasi di 0,6620.

Pasar Forex analisis AUD/USDAUD/USDDolar Australia

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Pasar Forex ihsg

Pasar Saham Indonesia Berdarah: IHSG Anjlok 2,08% Diseret Aksi Jual Global

October 17, 2025

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok hingga 2,08% ke level 7.956 pada perdagangan Rabu siang. Tekanan jual meluas di semua sektor, membuat ratusan saham melemah dan investor cemas akan arah pasar berikutnya. IHSG Terjun Bebas 2,08%! Investor Panik, Saham-Saham Unggulan Berguguran Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terpukul hebat…

Read More
Pasar Forex Pertamina

Kontroversi BBM Pertamina Mengandung Etanol: ESDM dan Pertamina Bongkar Fakta di Balik Polemik

October 3, 2025

BBM murni Pertamina disebut mengandung etanol hingga 3,5%. ESDM menjelaskan regulasi yang berlaku, sementara Pertamina menegaskan kandungan tersebut masih dalam batas aman sesuai ketentuan pemerintah. Dalam beberapa hari terakhir, publik dikejutkan oleh kabar bahwa bahan bakar minyak (BBM) murni Pertamina atau base fuel disebut mengandung etanol. Kabar ini langsung memicu…

Read More
Pasar Forex australia

Dolar Australia Tetap Perkasa Usai Keputusan PBoC

December 22, 2025

Dolar Australia mempertahankan penguatan setelah PBoC menahan suku bunga. Fokus pasar beralih ke risalah RBA, kebijakan The Fed, dan arah teknikal AUD/USD. Pasar Menanti Arah Kebijakan RBA dan The Fed Dolar Australia (AUD) berhasil mempertahankan penguatannya terhadap Dolar AS (USD) pada awal perdagangan pekan ini, didukung oleh keputusan Bank Rakyat…

Read More

Comment

  1. Pingback: IHSG Menguji Arah Baru - ForixDaily

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Waka MPR Dorong Pembangunan Nasional Berbasis Data Kebudayaan yang Akurat
  • Pangan Tidak Aman Sebabkan Kerugian hingga Rp30 Triliun per Tahun di Indonesia
  • Gerindra Bantah Tuduhan PDIP soal Anggaran MBG Pangkas Dana Pendidikan
  • Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang
  • Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
©2026 ForixDaily | WordPress Theme by SuperbThemes