Harga Batubara Acuan (HBA) adalah harga patokan batu bara yang ditetapkan pemerintah melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). HBA menjadi dasar berbagai perhitungan di industri batu bara Indonesia, salah satu eksportir batu bara terbesar di dunia.
Contoh terbaru: HBA periode II Oktober 2026 untuk kelas kalori tinggi ditetapkan US$126,81 per ton. Rinciannya di HBA periode II Oktober 2026.

Fungsi HBA
- Dasar perhitungan royalti. Royalti dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor batu bara dihitung berdasarkan harga patokan yang mengacu pada HBA.
- Acuan harga jual. HBA menjadi patokan minimal dalam transaksi penjualan batu bara, termasuk untuk ekspor, sehingga mencegah penjualan di bawah harga wajar (underpricing).
- Penentu Harga Patokan Batubara (HPB). Dari HBA, pemerintah menurunkan HPB untuk berbagai kualitas batu bara berdasarkan nilai kalori, kadar air, sulfur, dan abu.
- Instrumen kebijakan. HBA menjadi bagian dari pengawasan pemerintah terhadap penerimaan negara dan pasokan dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO).
Cara Penetapan
HBA ditetapkan berdasarkan perkembangan harga batu bara di pasar, termasuk indeks harga internasional dan harga transaksi. Sejak 2025, berdasarkan Kepmen ESDM Nomor 80.K/MB.01/MEM.B/2025, HBA ditetapkan dua kali sebulan, yaitu setiap tanggal 1 dan 15.
Frekuensi ini membuat HBA lebih cepat menyesuaikan kondisi pasar yang bergejolak, misalnya saat ketegangan geopolitik mendorong harga energi naik.
Kelas Kalori dalam HBA
HBA terbaru membagi batu bara ke dalam beberapa kelas berdasarkan nilai kalori (kcal/kg GAR):
| Kelas kalori | HBA periode II Okt 2026 |
|---|---|
| 6.322 kcal/kg | US$126,81 |
| 5.300 kcal/kg | US$93,62 |
| 4.100 kcal/kg | US$66,10 |
| 3.400 kcal/kg | US$54,53 |
Semakin tinggi nilai kalori, semakin besar energi yang dihasilkan, sehingga harganya lebih mahal.
HBA vs Harga Newcastle
Harga Newcastle adalah acuan internasional batu bara termal dari Australia yang diperdagangkan di bursa berjangka. HBA berbeda karena ditetapkan pemerintah Indonesia dan mencerminkan karakteristik batu bara Indonesia, yang umumnya berkalori lebih rendah dibanding batu bara Australia.
Harga Newcastle bergerak setiap hari, sedangkan HBA berubah setiap periode penetapan.
Mengapa Investor Perlu Memantau HBA?
- Indikator pendapatan emiten batu bara. Kenaikan HBA biasanya sejalan dengan kenaikan harga jual.
- Sinyal penerimaan negara. HBA tinggi meningkatkan royalti dan PNBP.
- Petunjuk arah pasar energi. HBA mencerminkan kondisi permintaan energi di Asia.
Pergerakan harga energi lainnya dibahas di harga minyak Brent dekat US$110, dan pengaruhnya ke APBN di ICP September 2026.
Keputusan resmi HBA dipublikasikan oleh Ditjen Minerba Kementerian ESDM.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu HBA?
HBA atau Harga Batubara Acuan adalah harga patokan batu bara yang ditetapkan Kementerian ESDM melalui keputusan menteri, dan menjadi dasar perhitungan royalti serta harga jual batu bara.
Kapan HBA ditetapkan?
Sejak 2025, HBA ditetapkan dua kali sebulan, yaitu setiap tanggal 1 dan 15.
Apa bedanya HBA dan harga Newcastle?
HBA ditetapkan pemerintah Indonesia berdasarkan karakteristik batu bara Indonesia, sedangkan harga Newcastle adalah acuan batu bara termal Australia yang diperdagangkan harian di bursa berjangka.


