EUR/USD naik 0,4% ke 1,1239 dan GBP/USD naik 0,37% ke 1,3464 pada 4 November 2026 pagi WIB, menjadikan euro dan poundsterling mata uang utama yang paling menguat saat dolar tertekan hasil awal pemilu sela AS. Indeks dolar turun 0,32% ke 101,39 dan yield Treasury 10 tahun turun 6 basis poin ke 4,906%.
Sejumlah media besar AS memproyeksikan Partai Demokrat merebut kendali DPR, sementara kendali Senat masih ketat saat artikel ini disusun.

Mengapa Dolar Tertekan?
Pasar membaca hasil awal pemilu sebagai tanda kebijakan fiskal AS akan lebih terbatas. Defisit yang lebih kecil berarti penerbitan obligasi lebih sedikit, sehingga yield turun dan aset dolar menjadi kurang menarik. Sehari sebelumnya, dolar juga sudah melemah setelah ISM manufaktur dan anjloknya minyak, seperti dibahas di dolar AS melemah setelah ISM 55,5 dan minyak anjlok.
Mengapa Euro Paling Diuntungkan?

Euro memiliki bobot 57,6% dalam indeks dolar, sehingga pelemahan dolar secara umum hampir selalu tercermin pada EUR/USD. Selain itu, ECB menahan suku bunga di 2,50% sementara inflasi zona euro tercatat 3,8%, sehingga pasar tidak memperkirakan pelonggaran ECB dalam waktu dekat. Penjelasan komposisi indeks ada di apa itu indeks dolar DXY.
Mengapa Pound Ikut Menguat?
Poundsterling mendapat dukungan ganda: dolar yang melemah dan ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of England pada Kamis, 5 November. Pasar memperkirakan BoE menaikkan suku bunga ke 4%, yang akan menjadi awal siklus pengetatan. Latar belakang inflasi Inggris dibahas di GBP/USD, inflasi Inggris 3,5%, dan taruhan BoE naik.
| Indikator | 4 November pagi |
|---|---|
| EUR/USD | 1,1239 (+0,4%) |
| GBP/USD | 1,3464 (+0,37%) |
| Indeks dolar | 101,39 (−0,32%) |
| Yield 10 tahun AS | 4,906% (−6 bps) |
| Peluang Fed naik Desember | Sekitar 78% |
Bagaimana Level Teknikal EUR/USD?
EUR/USD menguji area 1,1250 yang menjadi resistance terdekat. Penembusan yang bertahan bisa membuka jalan ke 1,1300. Support terdekat berada di 1,1181, lalu 1,1104. Selama bertahan di atas 1,1181, struktur jangka pendek cenderung positif.
Bagaimana Level Teknikal GBP/USD?
GBP/USD mendekati resistance 1,3500, level psikologis yang juga menjadi target banyak pelaku pasar menjelang BoE. Di atasnya, 1,3600 menjadi resistance berikutnya. Support terdekat di 1,3409 dan 1,3263. Keputusan BoE bisa memicu pergerakan tajam ke salah satu arah.
Apa Kata Analis?
Charu Chanana dari Saxo mengaitkan pelemahan dolar dengan ekspektasi stimulus fiskal yang lebih rendah. Sebaliknya, Jesper Koll dari Monex menilai dolar bisa pulih karena Kongres yang dikuasai oposisi memperkuat persepsi independensi Federal Reserve. Perbedaan pandangan ini menunjukkan pergerakan awal belum tentu bertahan.
Bagaimana Peran Saham?
Futures S&P 500 turun 0,8% dan futures Nasdaq turun 1,8%. Biasanya, saham yang tertekan mendukung dolar sebagai aset aman. Kali ini dolar justru melemah, yang menunjukkan faktor yield dan fiskal lebih dominan dibanding sentimen risiko.
Bagaimana dengan EUR/GBP?
Karena euro dan pound menguat hampir sama besar, EUR/GBP relatif stabil. Pasangan ini akan lebih banyak digerakkan keputusan BoE. Kenaikan BoE yang disertai pesan tegas bisa menekan EUR/GBP, sedangkan voting yang terbelah bisa mengangkatnya. Cara membaca pasangan silang ada di cara membaca pasangan silang saat banyak bank sentral bersidang.
Apa Risiko bagi Penguatan Euro dan Pound?
Data ADP dan ISM jasa AS pada 4 November malam WIB serta nonfarm payrolls pada 6 November bisa mengubah arah. Data yang kuat akan memperbesar peluang kenaikan Fed dan mengembalikan dukungan bagi dolar. Hasil akhir Senat juga bisa mengubah persepsi pasar tentang kebijakan fiskal.
Bagaimana Dampaknya ke Rupiah?
Rupiah dibuka menguat 28 poin ke Rp18.132 per dolar. Penguatan euro dan pound membuat kurs rupiah terhadap kedua mata uang itu naik dalam rupiah, yang perlu diperhatikan pelaku usaha dengan transaksi dalam euro atau pound, termasuk biaya pendidikan dan perjalanan ke Eropa.
Bagaimana Posisi Spekulan?
Data posisi kontrak berjangka sebelumnya menunjukkan spekulan cenderung menambah posisi beli pound menjelang BoE. Posisi yang sudah ramai di satu arah bisa memicu aksi ambil untung tajam jika keputusan BoE tidak sesuai harapan, misalnya kenaikan dengan voting yang terbelah atau sinyal bahwa kenaikan ini bukan awal siklus panjang.
Bagaimana Pengaruh Data Zona Euro?
Data PMI jasa final zona euro dan penjualan ritel pekan ini dapat memengaruhi euro. Inflasi zona euro 3,8% membuat ECB sulit melonggarkan kebijakan, tetapi pertumbuhan yang lemah membatasi peluang kenaikan. Kombinasi ini membuat euro lebih banyak digerakkan oleh sisi dolar.
Bagaimana Strategi Menghadapi BoE?
Trader bisa mengurangi ukuran posisi GBP sebelum pengumuman dan menunggu reaksi awal mereda. Perhatikan tidak hanya keputusan suku bunga, tetapi juga komposisi voting, proyeksi inflasi, dan konferensi pers Gubernur BoE yang sering menentukan arah lanjutan.
Agenda Penting
- ADP dan ISM jasa AS, 4 November malam WIB.
- Keputusan Bank of England, 5 November sekitar 19.00 WIB.
- Nonfarm payrolls AS, 6 November pukul 20.30 WIB.
- Hasil akhir kendali Senat AS.
Data resmi tersedia di Bank of England dan European Central Bank.
Artikel ini bersifat informasi dan bukan rekomendasi transaksi. Trading forex dan komoditas berisiko tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa EUR/USD pada 4 November 2026 pagi?
Sekitar 1,1239, naik 0,4%.
Berapa GBP/USD pada 4 November 2026 pagi?
Sekitar 1,3464, naik 0,37%.
Mengapa pound menguat?
Karena dolar melemah dan pasar memperkirakan BoE menaikkan suku bunga ke 4% pada 5 November.
Apa resistance terdekat EUR/USD?
Area 1,1250, lalu 1,1300.
Apa yang bisa membalikkan penguatan euro dan pound?
Data tenaga kerja AS yang kuat dan hasil akhir Senat yang mengubah ekspektasi fiskal.


