Skip to content
ForixDaily ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

  • Beranda
  • Pasar Forex
  • Komoditi
  • Indeks & Saham
  • Ekonomi & Politik
ForixDaily
ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

dividen

Kinerja BUMN Memprihatinkan: Danantara Ungkap Hanya 8 Entitas yang Setor Dividen dari 1.060 Perusahaan

team, November 20, 2025

Danantara mengungkap hanya 8 dari lebih dari 1.000 BUMN yang menyumbang 95% dividen, sementara lebih dari separuh entitas pelat merah merugi setiap tahun.

Danantara Beberkan Realitas Buruk Kinerja BUMN Indonesia

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengungkapkan fakta mengejutkan tentang kondisi kesehatan finansial perusahaan-perusahaan milik negara. Berdasarkan evaluasi internal, lebih dari separuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dilaporkan mengalami kerugian setiap tahun, sementara hanya sebagian kecil yang mampu menyetorkan dividen kepada negara.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, memaparkan bahwa tantangan terbesar lembaganya adalah mengoptimalkan perusahaan-perusahaan yang selama ini tidak produktif. Pernyataannya ini disampaikan dalam Antara Business Forum yang digelar di Hotel Westin, Jakarta Selatan, pada Rabu (19/11).

Hanya Segelintir BUMN Menyumbang Dividen Negara

Kurang Dari 1 Persen yang Setor Dividen

Dalam penjelasannya, Pandu menyebutkan bahwa jumlah BUMN yang rutin menyetorkan dividen tidak mencapai 1 persen dari total entitas yang berada di bawah koordinasi Danantara. Artinya, dari lebih dari seribu perusahaan pelat merah, hanya sejumlah sangat kecil yang memberikan kontribusi nyata kepada negara.

Padahal, perusahaan-perusahaan yang tergolong produktif tersebut justru menyumbang sekitar 95 persen dari seluruh dividen yang diterima negara lewat BUMN. Ketimpangan ini menunjukkan bahwa sebagian besar BUMN tidak memberikan kinerja finansial yang memadai.

Hanya Delapan Perusahaan Dominan

Pandu menegaskan bahwa dari 1.060 entitas yang berada dalam portofolio Danantara, hanya delapan perusahaan yang berhasil menyumbangkan sekitar 95 persen total dividen. Hal ini menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap segelintir perusahaan ‘super performer’, sementara mayoritas lainnya tidak memberikan kontribusi berarti.

Tingginya Proporsi BUMN yang Merugi

Lebih dari 52 Persen BUMN Alami Kerugian Tahunan

Salah satu temuan terbesar yang disampaikan Pandu adalah bahwa sedikitnya 52 persen BUMN mengalami kerugian setiap tahun. Kondisi ini menunjukkan adanya masalah struktural yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan perbaikan manajemen rutin.

Menurutnya, Danantara memiliki tanggung jawab besar untuk memperbaiki perusahaan-perusahaan bermasalah tersebut. Salah satu pendekatan yang dipertimbangkan adalah konsolidasi atau penggabungan BUMN yang memiliki fungsi dan tugas serupa agar lebih efisien dan tidak saling tumpang tindih.

Potensi Konsolidasi Sebagai Solusi

Pandu menjelaskan bahwa konsolidasi menjadi salah satu strategi yang dapat mengurangi pemborosan, memperbaiki efisiensi operasi, dan meningkatkan transparansi. Langkah merger atau restrukturisasi ini dinilai penting khususnya bagi BUMN yang mengalami kerugian berulang.

Pernyataan Dony Oskaria Perkuat Temuan Finansial BUMN

97 Persen Dividen Berasal dari Delapan Perusahaan

Pernyataan Pandu sebelumnya juga sejalan dengan pendapat Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. Pada special talkshow bertajuk Membaca Arah Ekonomi dan Kebijakan Fiskal 2026, Dony menegaskan bahwa ketimpangan kontribusi dividen sudah berlangsung lama.

Ia menyebut bahwa dari total 1.046 BUMN yang berada di bawah koordinasi Danantara, sebanyak 97 persen dari total dividen negara hanya disumbangkan oleh delapan perusahaan. Artinya, ribuan entitas lain belum mampu memberikan setoran optimal atau bahkan tidak memberikan dividen sama sekali.

Kerugian BUMN Capai Rp 50 Triliun per Tahun

Dony juga mengungkapkan bahwa sekitar 52 BUMN secara konsisten mengalami kerugian, baik kerugian langsung maupun tidak langsung akibat inefisiensi pengelolaan. Total kerugian tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp 50 triliun setiap tahunnya.

Inefisiensi Jadi Sumber Kerugian Terbesar

Menurut Dony, inefisiensi operasional menjadi penyebab utama kerugian tersebut. Masalah seperti tumpang tindih fungsi antar-BUMN, struktur organisasi yang rumit, hingga tata kelola yang lemah menjadi faktor yang harus segera dibenahi agar perusahaan-perusahaan negara dapat kembali produktif.

Danantara Bersiap Menjalankan Restrukturisasi Besar

Konsolidasi dan Perbaikan Struktur Bisnis

Menanggapi kondisi yang memprihatinkan ini, Danantara menyatakan komitmennya untuk menjalankan perombakan besar pada struktur portofolio BUMN. Konsolidasi, efisiensi operasional, dan perbaikan tata kelola akan menjadi fokus utama untuk memastikan setiap entitas mampu memberikan nilai tambah bagi negara.

Fokus Pada Penyelamatan dan Optimalisasi Aset

Danantara juga diperkirakan akan meninjau ulang model bisnis BUMN yang merugi, serta mengoptimalkan aset-aset strategis yang selama ini belum dimanfaatkan dengan baik. Langkah ini diharapkan dapat menekan kerugian tahunan dan meningkatkan pendapatan negara melalui dividen.

Harapan Terhadap Transformasi Jangka Panjang

Upaya restrukturisasi ini diproyeksikan tidak hanya mengurangi beban keuangan negara, tetapi juga membentuk fondasi kuat bagi BUMN untuk menghadapi kompetisi di masa depan. Dengan memperbaiki performa perusahaan yang merugi, pemerintah dapat memperluas sumber pendapatan dan mengurangi ketergantungan terhadap delapan entitas besar tersebut.

Ekonomi dan Politik BUMNDanantarainvestasi negara

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Ekonomi dan Politik Sri Mulyani: Dana Rp1.333 Triliun APBN 2025 Langsung Dinikmati Kelompok Ekonomi Bawah

Sri Mulyani: Dana Rp1.333 Triliun APBN 2025 Langsung Dinikmati Kelompok Ekonomi Bawah

August 13, 2025

Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp1.333 triliun dalam APBN 2025 yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu dan kelompok ekonomi bawah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan informasi tersebut saat menghadiri acara Sarasehan Nasional Ekonomi Syariah Refleksi Kemerdekaan RI 2025 yang diselenggarakan di Jakarta. “Dana dari pemerintah pusat yang dapat…

Read More
Ekonomi dan Politik Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang

Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang

February 5, 2026

Bupati Aep Syaepuloh meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Cikampek pada Rabu (5/2). Peresmian ini menandai perluasan akses layanan publik di Kabupaten Karawang, sekaligus melengkapi keberadaan Mal Pelayanan Publik Karawang yang telah beroperasi sebelumnya. Perluas Jangkauan Layanan Publik Peresmian MPP Cikampek dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Karawang untuk mendekatkan layanan kepada…

Read More
Ekonomi dan Politik bahlil

Sidak Bahlil Ungkap Fakta BBM di Jatim: Kualitas Pertalite Dipastikan Sesuai Standar Nasional

October 30, 2025

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melakukan sidak ke sejumlah SPBU Pertamina di Jawa Timur usai muncul keluhan soal kualitas Pertalite. Hasil uji Lemigas memastikan bahan bakar memenuhi standar nasional dan aman digunakan masyarakat. Tim Lemigas Turun ke Sejumlah Daerah JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turun…

Read More

Comment

  1. Pingback: Stimulus Raksasa Jepang & Ancaman Intervensi Pemerintah Memicu Gejolak Baru di Pasar USD/JPY - ForixDaily

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Waka MPR Dorong Pembangunan Nasional Berbasis Data Kebudayaan yang Akurat
  • Pangan Tidak Aman Sebabkan Kerugian hingga Rp30 Triliun per Tahun di Indonesia
  • Gerindra Bantah Tuduhan PDIP soal Anggaran MBG Pangkas Dana Pendidikan
  • Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang
  • Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
©2026 ForixDaily | WordPress Theme by SuperbThemes