Sydney Tokyo London New York
Pasar Forex

Apa Itu Indeks Dolar AS (DXY)? Komposisi Enam Mata Uang dan Cara Membacanya

DXY adalah ukuran paling populer untuk melihat kekuatan dolar AS. Ini komposisi mata uangnya, cara membacanya, dan keterbatasannya.

Apa Itu Indeks Dolar AS (DXY)? Komposisi Enam Mata Uang dan Cara Membacanya

Indeks Dolar AS (US Dollar Index/DXY) adalah indeks yang mengukur nilai dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama dunia. Indeks ini dikelola oleh Intercontinental Exchange (ICE) dan menjadi salah satu indikator paling sering dikutip dalam analisis forex.

Ketika DXY naik, artinya dolar menguat terhadap keranjang mata uang tersebut. Ketika DXY turun, dolar melemah.

Fakta kunci: Apa Itu Indeks Dolar AS (DXY)? Komposisi Enam Mata Uang dan Cara Membacanya
Komposisi indeks dolar AS (DXY).

Komposisi DXY

Mata uangBobot
Euro (EUR)57,6%
Yen Jepang (JPY)13,6%
Pound sterling (GBP)11,9%
Dolar Kanada (CAD)9,1%
Krona Swedia (SEK)4,2%
Franc Swiss (CHF)3,6%

Bobot ini tidak berubah sejak euro menggantikan sejumlah mata uang Eropa pada 1999. Indeks menggunakan Maret 1973 sebagai titik dasar bernilai 100.

Cara Membaca DXY

  • DXY 101,5 berarti dolar sekitar 1,5% lebih kuat dibanding titik dasar 1973 terhadap keranjang tersebut.
  • Perubahan persentase lebih penting daripada angka absolut. Kenaikan DXY 1% dalam sepekan tergolong pergerakan besar.
  • Arah tren membantu menilai sentimen umum terhadap dolar.

Contoh terbaru: DXY sempat naik ke 102,94 setelah data inflasi AS pada 14 Oktober 2026, lalu turun ke sekitar 101,5 pada 20 Oktober. Penjelasannya ada di indeks dolar AS dekat terendah tiga minggu.

Kegunaan DXY dalam Trading

  1. Konfirmasi arah. Jika DXY naik, pasangan seperti EUR/USD dan GBP/USD cenderung turun, sedangkan USD/JPY dan USD/CHF cenderung naik.
  2. Membaca komoditas. Emas dan minyak dihargai dalam dolar, sehingga penguatan dolar sering menekan harga komoditas. Kaitannya dengan emas dibahas di faktor penggerak harga emas.
  3. Membaca mata uang negara berkembang. Dolar yang kuat sering menekan mata uang seperti rupiah, meski DXY tidak memasukkan rupiah.

Keterbatasan DXY

  • Terlalu didominasi euro. Dengan bobot 57,6%, DXY sangat mirip kebalikan EUR/USD.
  • Tidak mencerminkan mitra dagang utama AS saat ini. Yuan China dan peso Meksiko tidak termasuk.
  • Tidak mencakup rupiah atau mata uang Asia berkembang, sehingga pergerakan rupiah bisa berbeda dari DXY.

Untuk ukuran yang lebih luas, The Fed menerbitkan Nominal Broad U.S. Dollar Index yang mencakup lebih banyak mitra dagang.

DXY dan Rupiah

Ketika DXY menguat tajam, rupiah sering ikut tertekan karena investor global memindahkan dana ke aset dolar. Namun faktor domestik seperti suku bunga BI, neraca perdagangan, dan arus modal juga berperan. Contoh terbaru dibahas di rupiah tembus Rp18.000.

Data indeks dolar versi luas tersedia di The Fed (H.10).

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu DXY?

DXY atau US Dollar Index adalah indeks yang mengukur nilai dolar AS terhadap enam mata uang utama: euro, yen, pound, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss.

Mata uang apa yang paling berpengaruh dalam DXY?

Euro memiliki bobot terbesar, yaitu 57,6%, sehingga pergerakan DXY sangat dipengaruhi EUR/USD.

Apakah rupiah termasuk dalam DXY?

Tidak. DXY hanya mencakup enam mata uang utama, sehingga pergerakan rupiah bisa berbeda dari DXY.