Skip to content
ForixDaily ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

  • Beranda
  • Pasar Forex
  • Komoditi
  • Indeks & Saham
  • Ekonomi & Politik
ForixDaily
ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

chf

USD/CHF Menguat Tipis di Tengah Stabilnya Dolar AS

team, January 22, 2026

USD/CHF mencatat kenaikan tipis seiring Dolar AS menemukan dukungan moderat. Namun, sentimen pasar tetap rapuh di tengah ketegangan perdagangan AS–UE, isu independensi The Fed, dan pandangan dovish SNB.

Dolar AS Menemukan Dukungan, Tapi Belum Meyakinkan

Pasangan mata uang USD/CHF mencatat kenaikan terbatas pada perdagangan Rabu, seiring Dolar AS (USD) mulai menemukan pijakan setelah mengalami tekanan beruntun pada awal pekan. Kenaikan ini menghentikan tren penurunan selama tiga hari berturut-turut, dengan USD/CHF diperdagangkan di kisaran 0,7940 pada saat berita ini ditulis.

Meski mencerminkan stabilisasi jangka pendek, pergerakan USD/CHF dinilai masih rapuh dan lebih bersifat teknikal ketimbang didorong oleh perubahan fundamental yang signifikan. Penutupan posisi short dan aksi ambil untung ringan menjadi faktor utama di balik penguatan terbatas Dolar terhadap Franc Swiss (CHF).

Setelah tertekan oleh sentimen negatif dalam beberapa sesi terakhir, Dolar AS mendapatkan dukungan moderat dari meredanya ketegangan geopolitik secara sementara. Hal ini memberikan ruang bagi Greenback untuk melakukan koreksi naik, termasuk terhadap mata uang safe haven seperti CHF.

Namun, pelaku pasar menilai bahwa stabilisasi Dolar ini masih belum cukup kuat untuk membalikkan sentimen negatif secara menyeluruh. Tekanan terhadap USD sebelumnya dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran terhadap kebijakan perdagangan proteksionis AS, serta campur tangan politik yang dinilai berpotensi mengganggu kredibilitas institusi independen, khususnya Federal Reserve (Fed).

Ketegangan Perdagangan AS–UE Masih Membayangi

Sentimen pasar global tetap rentan akibat ketegangan perdagangan yang belum sepenuhnya mereda antara Amerika Serikat dan Uni Eropa. Kekhawatiran meningkat setelah Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan ancaman tarif sebagai bagian dari sikap kerasnya terhadap Eropa, yang kali ini dikaitkan dengan isu geopolitik seputar Greenland.

Meskipun demikian, sebagian ketegangan sempat mereda setelah Trump menyampaikan pernyataan dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, di mana ia menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan untuk mengakuisisi Greenland. Pernyataan tersebut mendorong perbaikan moderat dalam selera risiko global, sekaligus mengurangi arus dana ke aset safe haven seperti Franc Swiss.

Kondisi ini menjelaskan mengapa CHF sedikit melemah dan memberikan ruang bagi USD/CHF untuk naik, meskipun kenaikannya tetap terbatas.

Narasi “Jual Amerika” Masih Menggantung

Terlepas dari meredanya ketegangan sesaat, potensi penguatan USD/CHF diperkirakan tetap dibatasi oleh sentimen negatif yang lebih luas terhadap aset-aset AS. Agenda perdagangan proteksionis Trump dan meningkatnya tekanan politik terhadap Federal Reserve terus memicu narasi “Sell America” di kalangan investor global.

Trump kembali melancarkan kritik tajam terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, menyebutnya “sangat terlambat” dalam mengambil kebijakan suku bunga. Ia bahkan menuduh Powell menaikkan suku bunga secara berlebihan dan “menghambat kesuksesan ekonomi AS”. Trump juga menyatakan harapannya untuk segera mengumumkan ketua Fed yang baru, sebuah pernyataan yang semakin meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap independensi bank sentral AS.

Isu ini menjadi perhatian utama investor, karena persepsi terhadap independensi Fed merupakan faktor krusial dalam menjaga kepercayaan global terhadap Dolar AS.

Fokus Pasar Tertuju ke Mahkamah Agung AS

Ketidakpastian semakin meningkat menjelang agenda penting di Washington. Mahkamah Agung AS dijadwalkan mendengarkan argumen pada pukul 15:00 GMT terkait kasus yang berhubungan dengan upaya Presiden Trump untuk mencopot Gubernur Fed Lisa Cook.

Kasus ini dipandang sebagai ujian penting terhadap batas kewenangan presiden dan independensi Federal Reserve. Putusan atau sinyal yang muncul dari proses hukum ini berpotensi memicu volatilitas signifikan di pasar keuangan, termasuk di pasar valuta asing.

Pandangan SNB: Inflasi Negatif Bukan Masalah Besar

Sementara itu, dari sisi Swiss, Ketua Swiss National Bank (SNB) Martin Schlegel memberikan pernyataan yang relatif menenangkan pasar. Berbicara di WEF Davos, Schlegel menyatakan bahwa inflasi Swiss berpotensi menjadi negatif dalam beberapa bulan pada 2026, namun menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak akan menjadi masalah besar bagi SNB.

Menurut Schlegel, fokus utama SNB tetap pada stabilitas harga jangka menengah, bukan fluktuasi jangka pendek. Pernyataan ini memperkuat persepsi bahwa kebijakan moneter Swiss akan tetap akomodatif dan fleksibel, sehingga mengurangi daya tarik CHF sebagai safe haven dalam jangka pendek.

Komentar tersebut turut berkontribusi pada pelemahan ringan CHF, memberikan dukungan tambahan bagi kenaikan terbatas USD/CHF.

Menanti Data Ekonomi AS: PCE dan PDB Jadi Kunci

Ke depan, perhatian pelaku pasar akan tertuju pada rilis data ekonomi utama AS. Investor menunggu data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) yang tertunda, serta angka Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga yang terannualisasi yang dijadwalkan rilis pada hari Kamis.

Data PCE, sebagai indikator inflasi favorit The Fed, akan menjadi kunci dalam membentuk ekspektasi kebijakan moneter ke depan. Sementara itu, data PDB akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai ketahanan ekonomi AS di tengah meningkatnya ketidakpastian politik dan perdagangan.

Hasil data yang lebih kuat dari perkiraan berpotensi memberikan dukungan tambahan bagi Dolar AS, sementara data yang mengecewakan dapat kembali menekan USD dan mendorong permintaan terhadap aset safe haven.

Kenaikan tipis USD/CHF pada perdagangan terbaru mencerminkan stabilisasi sementara Dolar AS dan meredanya aliran dana ke Franc Swiss sebagai aset aman. Namun, pergerakan ini masih bersifat terbatas dan rapuh, mengingat sentimen pasar global tetap dibayangi ketegangan perdagangan, risiko politik AS, serta kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve.

Dengan agenda hukum dan data ekonomi penting di depan mata, volatilitas USD/CHF berpotensi meningkat. Dalam kondisi ini, pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati, menimbang antara daya tarik jangka pendek Dolar dan peran Franc Swiss sebagai pelindung nilai di tengah ketidakpastian global.

Pasar Forex Analisis USD/CHFDolar AS Hari IniForex MarketUSD/CHF

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Pasar Forex jpy

USD/JPY Menguat Tajam, UOB Nilai Level 160 Masih Terlalu Jauh dalam Jangka Pendek

January 14, 2026

USD/JPY melonjak mendekati 159,20 didukung momentum kuat Dolar AS. UOB Group menilai resistance 160,00 belum mudah ditembus dalam jangka pendek meski tren bullish tetap solid. USD/JPY Melonjak, Momentum Bullish Masih Mendominasi Pasangan mata uang USD/JPY mencatat lonjakan signifikan dan mencapai level tertinggi baru di sekitar 159,20, memperpanjang reli Dolar AS…

Read More
Pasar Forex 2025

Bitcoin 2025 di Ujung Rollercoaster

December 10, 2025

Bitcoin mengalami tahun 2025 yang penuh gejolak dengan rekor baru, aksi jual besar, dan tekanan pasar global. Koreksi akhir tahun membayangi di tengah tingginya korelasi dengan saham. Risiko Koreksi Akhir Tahun Menguat di Tengah Ketidakpastian Pasar Global Tahun 2025 menjadi salah satu periode paling dinamis bagi bitcoin, diwarnai lonjakan tajam,…

Read More
Pasar Forex perak

Harga Perak Nyaris Rekor Sepanjang Masa, Investor Berbondong-bondong Cari Safe Haven di Tengah Gejolak Global

January 20, 2026

Harga perak mendekati rekor tertinggi sepanjang masa di tengah ketegangan geopolitik global, melemahnya dolar AS, dan meningkatnya permintaan aset safe haven oleh investor. Ketegangan Geopolitik Dorong Permintaan Safe Haven Harga Perak (XAG/USD) kembali menjadi sorotan utama pasar keuangan global setelah diperdagangkan mendekati titik tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa. Logam…

Read More

Comment

  1. Pingback: OJK Buka Fakta: 72% Pedagang Aset Kripto di Indonesia Masih Merugi - ForixDaily

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang
  • Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba
  • Pound Sterling Menguat di Tengah Lonjakan Harga Ritel Inggris: Sinyal Bullish Baru bagi GBP
  • IHSG Terkoreksi Tajam di Awal Pekan, Analis Ungkap Aksi Profit Taking hingga Sentimen Global
  • GBP/USD Bertahan Bullish, Mengincar 1,3700 di Tengah Tekanan Dolar dan Data Inggris yang Solid

Archives

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
©2026 ForixDaily | WordPress Theme by SuperbThemes