Skip to content
ForixDaily ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

  • Beranda
  • Pasar Forex
  • Komoditi
  • Indeks & Saham
  • Ekonomi & Politik
ForixDaily
ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

jpy

USD/JPY Menguat Tajam, UOB Nilai Level 160 Masih Terlalu Jauh dalam Jangka Pendek

team, January 14, 2026

USD/JPY melonjak mendekati 159,20 didukung momentum kuat Dolar AS. UOB Group menilai resistance 160,00 belum mudah ditembus dalam jangka pendek meski tren bullish tetap solid.

USD/JPY Melonjak, Momentum Bullish Masih Mendominasi

Pasangan mata uang USD/JPY mencatat lonjakan signifikan dan mencapai level tertinggi baru di sekitar 159,20, memperpanjang reli Dolar AS terhadap Yen Jepang. Pergerakan ini menegaskan dominasi momentum bullish yang telah terbangun dalam beberapa pekan terakhir, seiring melemahnya Yen dan tetap solidnya sentimen terhadap Dolar AS.

Menurut analis valuta asing UOB Group, Quek Ser Leang dan Peter Chia, kekuatan momentum saat ini menunjukkan potensi penguatan lanjutan USD/JPY. Namun demikian, mereka menilai bahwa resistance psikologis di level 160,00 kemungkinan masih berada di luar jangkauan dalam jangka sangat pendek, mengingat kondisi pasar yang sudah sangat jenuh beli.

Tinjauan 24 Jam: Momentum Kuat, Tapi Laju Bisa Melambat

Dalam pandangan jangka pendek 24 jam, UOB Group sebelumnya memperkirakan bahwa kenaikan USD/JPY akan tetap terbatas dalam kisaran tertentu. Namun, pasar bergerak lebih agresif dari perkiraan awal tersebut. Pasangan ini tidak hanya menembus resistance di 158,40, tetapi juga melonjak tajam hingga menyentuh area 159,19.

Pergerakan tersebut mengonfirmasi bahwa momentum kenaikan USD sangat kuat. Meski demikian, analis UOB mengingatkan bahwa kondisi jenuh beli yang cukup dalam dapat memperlambat laju penguatan dalam waktu dekat. Artinya, meskipun bias masih mengarah ke atas, kenaikan lanjutan kemungkinan akan berlangsung lebih bertahap dan disertai fase konsolidasi.

Dalam jangka pendek, UOB mengidentifikasi adanya resistance minor di area 159,60 yang dapat menjadi penghalang awal sebelum pasar mencoba bergerak lebih tinggi. Di sisi bawah, support terdekat berada di kisaran 158,80, diikuti oleh level 158,50. Selama harga bertahan di atas zona support tersebut, struktur bullish jangka pendek masih tetap terjaga.

Perbedaan Kebijakan Moneter Jadi Pendorong Utama

Salah satu faktor fundamental utama di balik penguatan USD/JPY adalah perbedaan kebijakan moneter yang semakin kontras antara Federal Reserve (The Fed) dan Bank of Japan (BoJ). The Fed masih mempertahankan sikap hati-hati terhadap pelonggaran kebijakan, didukung oleh data ekonomi AS yang relatif solid dan inflasi yang tetap terkendali.

Sebaliknya, BoJ masih berada dalam fase kebijakan ultra-longgar, meskipun telah memberikan sinyal penyesuaian bertahap. Pasar menilai bahwa normalisasi kebijakan moneter Jepang akan berlangsung sangat lambat, sehingga imbal hasil aset berdenominasi Yen tetap kurang menarik dibandingkan aset berbasis Dolar AS.

Kondisi ini mendorong arus modal keluar dari Yen dan memperkuat permintaan terhadap Dolar AS, terutama di tengah ketidakpastian global dan preferensi investor terhadap aset yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi.

Pandangan 1–3 Minggu: Reli Masih Berpeluang Berlanjut

Dalam horizon waktu 1 hingga 3 minggu, UOB Group mempertahankan pandangan positif terhadap USD/JPY. Analis mereka beralih ke bias bullish sejak pasangan ini berada di sekitar 158,00, dengan alasan momentum ke atas yang meningkat tajam.

Reli yang membawa USD/JPY menembus tertinggi tahun lalu di dekat 158,90 dan mencapai 159,19 dianggap sebagai validasi dari pandangan tersebut. Meski indikator teknikal jangka pendek menunjukkan kondisi jenuh beli, UOB menilai bahwa reli Dolar AS masih memiliki ruang untuk berlanjut dalam jangka menengah.

Dalam skenario ini, level 160,00 tetap menjadi target psikologis utama. Penembusan yang jelas di atas angka bulat tersebut akan membuka ruang kenaikan lebih lanjut dan memperkuat sentimen bullish secara struktural. Namun, UOB menekankan bahwa pergerakan menuju 160,00 kemungkinan tidak akan berlangsung lurus tanpa hambatan, melainkan disertai fase koreksi dan konsolidasi.

Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

UOB Group juga menyoroti pentingnya level support dalam menjaga skenario bullish. Menurut mereka, hanya penurunan di bawah 157,70 yang akan menjadi sinyal bahwa tekanan ke atas mulai mereda. Level ini sebelumnya berfungsi sebagai area support kuat, dengan zona 157,00 menjadi garis pertahanan utama bagi pembeli.

Selama USD/JPY bertahan di atas area tersebut, setiap koreksi dipandang sebagai pullback yang sehat dalam tren naik yang lebih besar. Pendekatan ini sejalan dengan perilaku pasar dalam tren bullish kuat, di mana penurunan sering dimanfaatkan sebagai peluang beli oleh pelaku pasar jangka menengah.

Sentimen Pasar dan Risiko yang Perlu Diwaspadai

Meskipun prospek USD/JPY masih condong ke arah penguatan, investor tetap perlu mewaspadai sejumlah risiko. Salah satunya adalah potensi intervensi verbal atau langsung dari otoritas Jepang jika pelemahan Yen dianggap terlalu cepat atau tidak teratur. Selain itu, perubahan mendadak dalam ekspektasi kebijakan The Fed, terutama jika data ekonomi AS melemah tajam, dapat memicu koreksi yang lebih dalam.

Namun, hingga saat ini, sentimen pasar masih mendukung Dolar AS. Arus dana global cenderung mengalir ke aset berdenominasi USD, sementara Yen tetap berada di bawah tekanan struktural.

USD/JPY menunjukkan penguatan yang impresif, didorong oleh momentum bullish yang kuat dan perbedaan kebijakan moneter yang tajam antara AS dan Jepang. Menurut UOB Group, meskipun resistance 160,00 kemungkinan belum dapat ditembus dalam waktu sangat dekat, reli Dolar AS masih memiliki ruang untuk berlanjut dalam jangka menengah.

Selama pasangan ini mampu bertahan di atas area support kunci, bias bullish tetap dominan. Dengan demikian, USD/JPY masih berpotensi melanjutkan tren naiknya, meskipun investor perlu bersiap menghadapi fase konsolidasi dan volatilitas jangka pendek di sepanjang perjalanan menuju level psikologis berikutnya.

Pasar Forex Dolar ASpasar forexusd/jpyyen jepang

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Pasar Forex gbp

EUR/GBP Melemah ke Area 0,8660, Pound Perkasa Jelang Data PDB Inggris dan Sinyal BoE

January 14, 2026

EUR/GBP turun ke sekitar 0,8660 seiring penguatan Pound Sterling menjelang rilis PDB Inggris. Komentar Bank of England soal normalisasi kebijakan moneter menopang GBP. EUR/GBP Tertekan saat Pound Menguat Jelang Data Ekonomi Inggris Pasangan mata uang EUR/GBP diperdagangkan lebih rendah di kisaran 0,8660 pada perdagangan hari Rabu, mencatat penurunan sekitar 0,12%…

Read More
Pasar Forex Pertamina

Kontroversi BBM Pertamina Mengandung Etanol: ESDM dan Pertamina Bongkar Fakta di Balik Polemik

October 3, 2025

BBM murni Pertamina disebut mengandung etanol hingga 3,5%. ESDM menjelaskan regulasi yang berlaku, sementara Pertamina menegaskan kandungan tersebut masih dalam batas aman sesuai ketentuan pemerintah. Dalam beberapa hari terakhir, publik dikejutkan oleh kabar bahwa bahan bakar minyak (BBM) murni Pertamina atau base fuel disebut mengandung etanol. Kabar ini langsung memicu…

Read More
Pasar Forex dolar

Dolar Australia Tangguh di Tengah Akselerasi Ekonomi Tiongkok dan Tekanan Geopolitik Global

January 19, 2026

Dolar Australia bertahan kuat seiring inflasi domestik yang meningkat dan pertumbuhan ekonomi Tiongkok kuartal IV 2025 melampaui ekspektasi, sementara Dolar AS tertekan ketidakpastian geopolitik dan kebijakan The Fed. Ekonomi Tiongkok Jadi Penopang Tambahan AUD Dolar Australia (AUD) menunjukkan ketahanan yang solid pada awal pekan perdagangan global, didukung oleh kombinasi data…

Read More

Comment

  1. Pingback: EUR/GBP Melemah ke Area 0,8660, Pound Perkasa Jelang Data PDB Inggris dan Sinyal BoE - ForixDaily

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Gerindra Bantah Tuduhan PDIP soal Anggaran MBG Pangkas Dana Pendidikan
  • Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang
  • Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba
  • Pound Sterling Menguat di Tengah Lonjakan Harga Ritel Inggris: Sinyal Bullish Baru bagi GBP
  • IHSG Terkoreksi Tajam di Awal Pekan, Analis Ungkap Aksi Profit Taking hingga Sentimen Global

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
©2026 ForixDaily | WordPress Theme by SuperbThemes