Skip to content
ForixDaily ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

  • Beranda
  • Pasar Forex
  • Komoditi
  • Indeks & Saham
  • Ekonomi & Politik
ForixDaily
ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

pound

Pound Sterling Menguat di Tengah Lonjakan Harga Ritel Inggris: Sinyal Bullish Baru bagi GBP

team, January 28, 2026

Pound Sterling menunjukkan ketahanan kuat di tengah lonjakan harga ritel Inggris, memperkuat sentimen bullish dan menggeser ekspektasi kebijakan Bank of England.

Lonjakan Harga Toko Dorong Sentimen GBP

Pound Sterling (GBP) kembali menunjukkan performa yang solid di pasar valuta asing, bertahan dekat level tertinggi terbarunya di tengah meningkatnya tekanan harga ritel di Inggris. Data terbaru mengenai harga toko memberikan dorongan tambahan bagi mata uang Inggris, sekaligus mengubah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Bank of England (BoE) dalam beberapa bulan ke depan.

Menurut Pembaruan Harian Valas Scotiabank yang disusun oleh analis senior Shaun Osborne dan Eric Theoret, Sterling tetap berada dalam posisi yang kuat meskipun volatilitas global masih membayangi pasar. Investor kini semakin yakin bahwa ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter Inggris menjadi lebih terbatas, terutama setelah data inflasi sektor ritel menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Data terbaru dari British Retail Consortium (BRC) mengungkapkan bahwa indeks harga barang yang umum dibeli konsumen Inggris melonjak sebesar 1,5% secara bulanan, menandai kenaikan paling tajam dalam hampir dua tahun terakhir. Angka ini menegaskan bahwa tekanan inflasi di tingkat ritel belum mereda, bahkan ketika sebagian bank sentral global mulai membuka peluang penurunan suku bunga.

Kenaikan harga toko ini menjadi sinyal penting bagi pasar. Inflasi ritel yang tetap tinggi menunjukkan bahwa permintaan domestik Inggris masih cukup kuat, atau setidaknya biaya distribusi dan produksi belum sepenuhnya turun. Kondisi ini mempersempit peluang Bank of England untuk segera melonggarkan kebijakan moneternya tanpa mengambil risiko memperpanjang tekanan inflasi.

Akibatnya, pasar kini tidak lagi secara agresif memperhitungkan penurunan suku bunga BoE dalam waktu dekat. Scotiabank mencatat bahwa ekspektasi pelonggaran tambahan baru mulai diproyeksikan pada pertengahan tahun, mencerminkan pergeseran risiko kebijakan yang lebih hawkish dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

Sterling Tetap Kokoh di Dekat Level Tertinggi

Dari sisi pergerakan harga, GBP menunjukkan ketahanan yang mengesankan. Meskipun belum menembus level tertinggi siklus secara meyakinkan, mata uang ini tetap bertahan sedikit di bawah puncaknya, menandakan minimnya tekanan jual yang berarti.

Osborne dan Theoret menyoroti bahwa indikator teknikal, khususnya Directional Movement Index (DMI), masih menunjukkan momentum bullish yang kuat. Selama osilator ini tetap mendukung tren naik, peluang bagi Pound Sterling untuk mencetak level tertinggi baru dinilai semakin besar.

“Spot mempertahankan banyak momentum bullish,” tulis para analis tersebut, seraya menambahkan bahwa terbentuknya level tertinggi siklus baru tampaknya “hanya masalah waktu”. Pernyataan ini memperkuat pandangan bahwa tren naik GBP belum kehilangan tenaga, bahkan di tengah ketidakpastian global.

Implikasi Kebijakan Bank of England

Kondisi inflasi ritel yang masih panas menempatkan Bank of England dalam posisi yang tidak mudah. Di satu sisi, perlambatan ekonomi global dan tekanan terhadap daya beli rumah tangga mendorong argumen untuk pelonggaran kebijakan. Namun di sisi lain, data harga yang kembali menguat mempersempit ruang gerak tersebut.

Pasar kini menilai bahwa BoE kemungkinan akan bersikap lebih berhati-hati dibandingkan bank sentral utama lainnya. Sikap ini secara relatif mendukung Pound Sterling, terutama jika dibandingkan dengan mata uang negara yang bank sentralnya lebih agresif dalam memangkas suku bunga.

Perubahan ekspektasi ini menjadi faktor kunci di balik ketahanan GBP. Ketika risiko pelonggaran moneter berkurang, imbal hasil aset berdenominasi Pound menjadi relatif lebih menarik, mendorong arus modal masuk dan menopang nilai tukar.

Prospek GBP ke Depan

Ke depan, arah pergerakan Pound Sterling akan sangat bergantung pada keseimbangan antara data inflasi dan sinyal pertumbuhan ekonomi. Jika harga ritel dan indikator inflasi lainnya terus menunjukkan kekakuan ke atas, peluang GBP untuk melanjutkan tren bullish akan semakin terbuka.

Namun demikian, investor tetap perlu mencermati potensi volatilitas, terutama jika data ekonomi Inggris mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan yang lebih jelas. Dalam skenario tersebut, narasi pasar dapat kembali berubah, memicu penyesuaian ekspektasi kebijakan BoE.

Untuk saat ini, kombinasi antara inflasi ritel yang tinggi, ekspektasi pelonggaran yang tertunda, dan sinyal teknikal yang mendukung menjadikan Pound Sterling sebagai salah satu mata uang utama dengan bias positif. Selama kondisi ini bertahan, GBP diperkirakan akan tetap berada dalam posisi yang kuat, dengan potensi menembus level tertinggi siklusnya dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Pasar Forex Bank of EnglandGBP menguatharga ritel InggrisPound Sterling hari ini

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Pasar Forex jepang

Yen Jepang Terpuruk: Ekspektasi Pengetatan BoJ Memudar di Bawah Pemerintahan Baru PM Takaichi

October 23, 2025

Yen Jepang (JPY) melemah tajam terhadap Dolar AS di tengah meredupnya harapan kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ). Pemerintahan baru PM Takaichi menegaskan dukungan terhadap independensi bank sentral, namun pasar tetap skeptis terhadap langkah pengetatan kebijakan moneter dalam waktu dekat. Yen Melemah Tajam di Tengah Ketidakpastian Kebijakan BoJ Nilai…

Read More
Pasar Forex aud

AUD Jadi Bintang G10: Didukung Optimisme Dagang dan Sikap Tegas RBA

October 27, 2025

Dolar Australia menguat dan memimpin G10 berkat optimisme perdagangan AS–Tiongkok serta sinyal hawkish dari Gubernur RBA Michele Bullock. AUD Jadi Bintang G10: Dukungan dari Prospek Dagang Positif dan Ketegasan RBA Menahan Suku Bunga JAKARTA — Dolar Australia (AUD) mencatat kinerja impresif pada awal pekan ini, menduduki posisi teratas di antara…

Read More
Pasar Forex Pound Sterling Melemah ke Level Terendah, Dolar AS Menguat Jelang Pidato Powell

Pound Sterling Melemah ke Level Terendah, Dolar AS Menguat Jelang Pidato Powell

August 22, 2025

Mata uang Pound Sterling (GBP) mengalami pelemahan signifikan dan mencapai titik terendah dalam dua pekan terakhir di posisi 1,3400 saat diperdagangkan melawan Dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi trading Eropa, Jumat kemarin. Pasangan mata uang GBP/USD telah mengalami penurunan berturut-turut selama lima hari perdagangan akibat menguatnya Dolar AS di tengah…

Read More

Comment

  1. Pingback: Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba - ForixDaily

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang
  • Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba
  • Pound Sterling Menguat di Tengah Lonjakan Harga Ritel Inggris: Sinyal Bullish Baru bagi GBP
  • IHSG Terkoreksi Tajam di Awal Pekan, Analis Ungkap Aksi Profit Taking hingga Sentimen Global
  • GBP/USD Bertahan Bullish, Mengincar 1,3700 di Tengah Tekanan Dolar dan Data Inggris yang Solid

Archives

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
©2026 ForixDaily | WordPress Theme by SuperbThemes