Dolar Selandia Baru (NZD) masih bergerak terbatas terhadap dolar AS, bertahan di kisaran 0,5740–0,5800. UOB Group menilai momentum bullish mulai tumbuh, tetapi belum cukup kuat untuk mendorong kenaikan berkelanjutan.
NZD Masih Bergerak Sempit, Momentum Penguatan Belum Solid
Pasangan mata uang NZD/USD belum menunjukkan arah yang jelas pada perdagangan pekan ini. Dolar Selandia Baru terus bergerak terbatas terhadap dolar Amerika Serikat, dengan kisaran harga yang relatif sempit antara 0,5740 hingga 0,5800. Analis dari UOB Group, Quek Ser Leang dan Peter Chia, mencatat bahwa meskipun terdapat tanda-tanda awal penguatan teknikal, dorongan momentum bullish masih lemah dan belum cukup kuat untuk menembus area resistance penting di atas 0,5800.
Dalam laporan pasar terbaru, kedua analis tersebut menjelaskan bahwa kenaikan NZD belakangan ini belum mampu menandai perubahan tren yang signifikan. “Pergerakan ke atas memang terlihat, tetapi sejauh ini masih sebatas reaksi teknikal, belum menjadi tren berkelanjutan,” tulis mereka.
Kenaikan Terbatas, Pasar Masih Hati-Hati
Pada perdagangan sebelumnya, NZD/USD sempat menguji level 0,5780 sebelum berbalik arah dan menutup sesi di 0,5747, turun tipis sekitar 0,10%. Pola pergerakan ini menunjukkan bahwa pasar masih berhati-hati dalam mengambil posisi beli jangka pendek.
UOB Group memperkirakan dalam waktu dekat, NZD/USD akan tetap bergerak sideways dengan potensi konsolidasi di kisaran 0,5740–0,5800. Level support terdekat disebut berada di 0,5735, sedangkan jika harga menembus 0,5725, hal itu menandakan tekanan naik yang mulai memudar.
“NZD kemungkinan besar akan tetap terjebak dalam kisaran lebar tanpa arah jelas hingga ada katalis baru yang cukup kuat,” tulis analis UOB dalam laporan mereka.
Outlook 1–3 Minggu: Netral Tapi Ada Potensi Arah Baru
Dalam pandangan jangka menengah (1–3 minggu), UOB Group mempertahankan sikap netral terhadap NZD/USD. Meskipun ada tanda-tanda perbaikan momentum teknikal, pasar memerlukan penutupan harga di atas 0,5800 untuk mengonfirmasi potensi pergeseran menuju tren naik.
Menurut tim analis, selama support kuat di 0,5715 tidak ditembus, peluang terbentuknya momentum bullish tetap ada. Namun, peluang tersebut masih terbatas mengingat volatilitas dolar AS yang masih tinggi menjelang rilis data ekonomi penting.
“Pasar masih mencari arah yang pasti, dan sampai sekarang, NZD/USD lebih banyak bergerak mengikuti arus global ketimbang faktor domestik,” tulis UOB.
Pengaruh Dolar AS Masih Dominan
Kinerja dolar AS tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi arah pergerakan NZD/USD. Ketika dolar AS menguat di tengah ekspektasi kebijakan ketat Federal Reserve (The Fed), mata uang komoditas seperti NZD cenderung kehilangan daya tariknya.
Investor saat ini menantikan data inflasi, PDB, dan laporan ketenagakerjaan AS yang dapat memberikan sinyal baru mengenai arah kebijakan moneter The Fed. Jika data menunjukkan ekonomi AS masih kuat, maka USD kemungkinan tetap mendominasi, sehingga membatasi ruang penguatan NZD.
Di sisi lain, Selandia Baru masih belum memiliki katalis fundamental yang cukup kuat untuk mendorong apresiasi mata uangnya. Laporan inflasi dan ketenagakerjaan yang akan dirilis pada awal bulan depan diperkirakan menjadi penentu arah berikutnya.
Analisis Teknikal: Resistance 0,5800 Jadi Area Kunci
Dari sisi teknikal, area resistance utama berada di 0,5800–0,5820, yang masih menjadi penghalang utama bagi kelanjutan tren naik NZD/USD. Jika level ini berhasil ditembus secara konsisten, maka peluang penguatan menuju 0,5850–0,5880 akan terbuka lebar.
Sebaliknya, kegagalan mempertahankan posisi di atas 0,5715 dapat memicu koreksi lebih dalam menuju 0,5680, bahkan hingga area psikologis 0,5650. Indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI) masih menunjukkan pola datar, sementara moving average jangka pendek belum memberikan sinyal pergeseran tren.
Hal ini memperkuat pandangan bahwa pasar sedang menunggu katalis eksternal, baik dari sisi ekonomi AS maupun kebijakan moneter Selandia Baru.
Konsolidasi Berlanjut, Pasar Menanti Katalis Baru
Secara keseluruhan, NZD/USD masih berada dalam fase konsolidasi dan kemungkinan besar akan terus bergerak di kisaran 0,5740–0,5800 dalam waktu dekat. Walaupun momentum penguatan mulai terlihat, belum ada bukti kuat bahwa tren naik akan berlanjut.
Untuk sementara, strategi range trading dianggap paling relevan—dengan membeli di area support dan menjual di area resistance—sambil tetap memperhatikan perkembangan data ekonomi global yang dapat mengubah arah pasar secara tiba-tiba.

Comment