Skip to content
ForixDaily ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

  • Beranda
  • Pasar Forex
  • Komoditi
  • Indeks & Saham
  • Ekonomi & Politik
ForixDaily
ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

sesi

IHSG Tertekan di Awal Sesi: 318 Saham Melemah, Pasar Modal Dibuka dalam Tekanan

team, December 12, 2025

IHSG dibuka melemah 0,15% ke level 8.607 pada perdagangan Jumat, 12 Desember 2025. Sebanyak 318 saham turun dan mayoritas indeks sektoral ikut terkoreksi. Simak kondisi pasar, pergerakan indeks, dan dinamika transaksi hari ini.

IHSG Memulai Perdagangan di Zona Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali memulai sesi perdagangan dengan pelemahan pada Jumat (12/12/2025). Di awal perdagangan, IHSG langsung bergerak di wilayah negatif setelah terkoreksi 0,15 persen atau setara 13,21 poin sehingga berada di level 8.607. Pelemahan ini menunjukkan bahwa sentimen pasar masih dibayangi ketidakpastian, baik dari faktor eksternal maupun dinamika domestik.

Kondisi pasar yang cenderung berhati-hati ini membuat pelaku pasar memilih menahan diri, terutama setelah IHSG pada perdagangan sebelumnya menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi. Tekanan jual yang kembali muncul sejak pembukaan turut menahan potensi penguatan indeks.

Komposisi Saham yang Bergerak

Perdagangan pagi ini memperlihatkan ketidakseimbangan antara saham yang menguat dan yang melemah. Tercatat:

  • 269 saham mencatat kenaikan harga, menandakan sebagian kecil saham masih mendapat dukungan beli.

  • 318 saham mengalami penurunan, menunjukkan tekanan jual masih dominan.

  • 370 saham lainnya bergerak stagnan, menandakan masih ada saham-saham yang menunggu arah pasar lebih jelas sebelum investor melakukan aksi.

Jumlah saham yang melemah lebih banyak dibandingkan dengan yang menguat, menggambarkan bahwa pasar secara keseluruhan berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan jual tipis namun merata.

Tingginya Aktivitas Transaksi di Tengah Pelemahan

Meskipun IHSG bergerak di zona negatif, aktivitas transaksi tetap terbilang solid. Total volume saham yang diperdagangkan mencapai 12,83 miliar lembar, menunjukkan minat pasar yang masih cukup tinggi.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp6,43 triliun, yang menunjukkan aliran dana masih cukup aktif di pasar modal Indonesia. Hingga pembukaan pagi, jumlah transaksi mencapai 695.200 kali, merefleksikan dinamika pergerakan harga yang cepat dan padatnya aktivitas trading.

Data ini mengindikasikan bahwa meski sentimen pasar berada pada fase hati-hati, partisipasi investor tetap terjaga dan perdagangan berlangsung aktif.

Pergerakan Indeks-Indeks Utama

Tidak hanya IHSG, sejumlah indeks lain yang menjadi tolok ukur performa saham unggulan dan syariah juga menunjukkan pergerakan bervariasi pada sesi pembukaan.

Indeks LQ45

Indeks LQ45, yang berisi 45 saham dengan likuiditas tinggi, turun 0,39 persen ke level 843,81. Pelemahan ini menandakan tekanan tidak hanya terjadi pada saham-saham lapis dua atau tiga, tetapi juga menyentuh emiten-emiten berkapitalisasi besar.

Jakarta Islamic Index (JII)

Berbeda dengan IHSG dan LQ45, JII justru mencatat penguatan 0,52 persen ke level 584,87. Kenaikan ini menunjukkan saham-saham syariah mampu bertahan lebih baik pada sesi pembukaan, mungkin akibat aliran dana ke sektor yang dinilai lebih defensif.

IDX30

Indeks IDX30, yang terdiri dari 30 saham unggulan pilihan BEI, terkoreksi 0,30 persen ke level 432,38. Pelemahan ini kembali memperlihatkan sentimen negatif pada kelompok saham berkapitalisasi besar.

ISSI (Indonesia Sharia Stock Index)

Sementara itu, ISSI mencatat penguatan tipis 0,15 persen ke 310,42. Penguatan ISSI sejalan dengan pergerakan JII, menunjukkan minat investor terhadap saham-saham berbasis syariah mulai meningkat.

Sentimen yang Mempengaruhi Pergerakan IHSG

1. Tekanan Jual Pasca Volatilitas Sebelumnya

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG sempat mengalami volatilitas cukup tajam yang memicu aksi ambil untung oleh investor. Koreksi tipis pada pembukaan hari ini mengindikasikan pasar masih mencari keseimbangan.

2. Kombinasi Faktor Domestik dan Global

Beberapa faktor eksternal seperti pergerakan bursa global, harga komoditas, serta ekspektasi investor terhadap kebijakan moneter luar negeri turut memberi tekanan tambahan. Sementara itu, dari sisi domestik, sentimen makroekonomi dan prospek kinerja emiten menjelang akhir tahun menjadi faktor yang mempengaruhi pola perdagangan.

3. Rotasi Sektor dan Minat pada Saham Syariah

Pergerakan positif pada indeks syariah (JII dan ISSI) menunjukkan adanya rotasi sektor yang dilakukan pelaku pasar. Investor mungkin memilih saham-saham dengan volatilitas lebih rendah sebagai bentuk strategi bertahan.

Perdagangan Jumat pagi menandakan IHSG harus berhadapan dengan tekanan jual sejak awal sesi. Dengan 318 saham melemah dan indeks utama seperti LQ45 serta IDX30 ikut terkoreksi, pasar menunjukkan kecenderungan defensif. Namun, tingginya volume dan nilai transaksi menegaskan bahwa minat investor masih tetap kuat.

Sementara itu, keberhasilan indeks syariah mencatat kenaikan mengindikasikan adanya peralihan strategi ke saham-saham yang dianggap lebih stabil. Pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati pergerakan indeks global, data ekonomi domestik, serta potensi rotasi sektor yang dapat membuka peluang baru.

Indeks dan saham IHSG hari iniIHSG zona merahsaham melemahupdate bursa

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Indeks dan saham ihsg

IHSG Berpeluang Rebound: Rekomendasi Saham Unggulan untuk Trading Hari Ini — Senin, 1 Desember 2025

December 1, 2025

IHSG melemah pada akhir pekan, namun memiliki peluang rebound pada perdagangan Senin, 1 Desember 2025. Simak analisis level teknikal IHSG serta daftar rekomendasi saham pilihan seperti ASII, BBRI, PTRO, dan TPIA. Outlook IHSG: Masih Berpotensi Rebound Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan dengan kinerja negatif pada Jumat,…

Read More
Indeks dan saham ihsg

IHSG Naik 1,5% ke Rekor Baru: Dana Asing Serbu Saham BUMN

October 23, 2025

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor baru dengan kenaikan 1,5% ke level 8.274,35. Penguatan didorong oleh lonjakan saham BUMN seperti TLKM dan BBRI, serta masuknya dana asing senilai Rp3,1 triliun. Simak faktor-faktor yang menggerakkan pasar hari ini. IHSG Tembus Rekor Baru, Naik 1,5%: Saham BUMN dan Dana Asing Jadi…

Read More
Indeks dan saham ihsg

IHSG Berpeluang Rebound Tajam

November 21, 2025

IHSG berpeluang menguat di tengah sentimen positif BI dan rekomendasi saham unggulan. Simak analisis lengkap, level IHSG, dan daftar saham pilihan hari ini. Rekomendasi Saham Unggulan & Sentimen Penggerak Pasar Hari Ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bergerak positif pada perdagangan Jumat, 21 November 2025, setelah sesi sebelumnya…

Read More

Comment

  1. Pingback: Inflasi Swiss Diperkirakan Hanya 0,2% hingga 2026, Ekonomi Tetap Tumbuh Stabil - ForixDaily

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang
  • Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba
  • Pound Sterling Menguat di Tengah Lonjakan Harga Ritel Inggris: Sinyal Bullish Baru bagi GBP
  • IHSG Terkoreksi Tajam di Awal Pekan, Analis Ungkap Aksi Profit Taking hingga Sentimen Global
  • GBP/USD Bertahan Bullish, Mengincar 1,3700 di Tengah Tekanan Dolar dan Data Inggris yang Solid

Archives

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
©2026 ForixDaily | WordPress Theme by SuperbThemes