Skip to content
ForixDaily ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

  • Beranda
  • Pasar Forex
  • Komoditi
  • Indeks & Saham
  • Ekonomi & Politik
ForixDaily
ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

ihsg

IHSG Anjlok di Sesi I: Tekanan BBCA hingga BREN Seret Indeks Jauh dari Rekor Tertinggi

team, December 9, 2025

IHSG sesi I berbalik turun 0,37% setelah menyentuh rekor tertinggi. Penurunan BBCA, BREN, ASII, dan TLKM menjadi penekan utama indeks, sementara saham grup Bakrie dan Haji Isam justru melesat. Pasar menunggu keputusan The Fed, peluang pemangkasan suku bunga, serta kebijakan baru DHE SDA yang memengaruhi likuiditas dolar. Simak analisis lengkapnya.

Mayoritas Sektor Berguguran

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat pembalikan arah yang cukup tajam pada perdagangan sesi I hari Selasa (9/12). Setelah sempat dibuka menguat 0,37% di pagi hari menyusul euforia rekor tertinggi (All Time High/ATH), indeks justru berbalik melemah signifikan. IHSG ditutup turun 38,72 poin atau 0,44% ke level 8.671,97 pada akhir sesi pertama.

Pasar menunjukkan sentimen campuran, terlihat dari 429 saham yang melemah, sementara 251 saham menguat, dan 277 saham stagnan. Aktivitas perdagangan tergolong tinggi dengan nilai transaksi mencapai Rp14,37 triliun, melibatkan 31,71 miliar saham dalam lebih dari 1,88 juta transaksi. Kapitalisasi pasar pun terkoreksi ke Rp15.941 triliun, turun dari level sebelumnya.

Data Refinitiv memperlihatkan hampir seluruh sektor utama berada di zona merah.
Beberapa sektor yang mencatat pelemahan terdalam meliputi:

  • Utilitas: -1,92%

  • Kesehatan: -1,14%

  • Bahan baku: -1,07%

  • Properti: -1,00%

Koreksi sektor-sektor ini menunjukkan bahwa aksi ambil untung (profit taking) semakin masif setelah IHSG menembus level tertinggi historis pada perdagangan sebelumnya.

BUMI dan DEWA Kembali Jadi Primadona

Meski IHSG melemah, aktivitas perdagangan masih ramai di beberapa saham energi dan tambang, terutama di kelompok Bakrie.
Dua saham yang mencuri perhatian adalah:

  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) – transaksi Rp4,23 triliun, naik 7,94%

  • PT Darma Henwa Tbk (DEWA) – transaksi Rp2,63 triliun, naik 9,17%

Volume transaksi yang sangat besar menunjukkan bahwa kedua saham ini tetap menjadi magnet bagi investor ritel maupun spekulan.

Saham-Saham Terafiliasi Haji Isam Menguat Lagi

Selain grup Bakrie, saham-saham yang terkait dengan pengusaha Haji Isam juga kembali melanjutkan penguatan, setelah sehari sebelumnya mencapai Auto Rejection Atas (ARA).

Kenaikan signifikan antara lain terjadi pada:

  • FAST +11,38%

  • PGUN +6,42%

  • JARR +4,9%

  • TEBE +5,2%

Aksi beli pada saham-saham ini menunjukkan bahwa minat pasar terhadap sektor konsumsi dan energi masih cukup kuat meski IHSG terkoreksi.

BBCA dan BREN Jadi Penekan Terberat IHSG

Di sisi lain, beberapa saham berkapitalisasi besar justru menekan IHSG dengan cukup agresif.

Beberapa penekan utama IHSG (top laggards) antara lain:

  • Bank Central Asia (BBCA) – kontribusi negatif -14,18 poin, turun 1,81%

  • Barito Renewables Energy (BREN) – -8,20 poin

  • Astra International (ASII) – -7,51 poin

  • Telkom Indonesia (TLKM) – -6,61 poin

BBCA menjadi pemberat terbesar, kembali turun ke level 8.150. Tekanan di saham-saham blue chip ini memperlihatkan bahwa investor besar cenderung melakukan aksi realisasi keuntungan setelah reli panjang beberapa hari terakhir.

Pasar Menunggu Keputusan The Fed

Salah satu faktor eksternal terbesar yang membuat pasar lebih berhati-hati adalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang dimulai hari ini waktu Amerika Serikat dan diumumkan besok dini hari waktu Indonesia.

FOMC kali ini menjadi sangat penting karena:

  1. Pasar ingin memastikan apakah era Quantitative Tightening (QT) akan segera berakhir.

  2. Ketua The Fed sebelumnya menyebut bahwa likuiditas perbankan sudah lebih longgar.

  3. Ekspektasi pemangkasan suku bunga jangka pendek semakin menguat.

Berdasarkan CME FedWatch per 6 Desember 2025, peluang pemangkasan suku bunga pada bulan Desember mencapai 86,2%. Optimisme tinggi ini menunjukkan bahwa pasar percaya inflasi AS telah berada dalam tren turun dan perbankan AS sudah stabil.

Sentimen Domestik: Kebijakan DHE SDA Jadi Sorotan

Dari dalam negeri, sentimen datang dari pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait ketentuan baru mengenai penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA).

Kebijakan baru menetapkan bahwa DHE SDA wajib ditempatkan di rekening khusus (reksus) pada bank-bank Himbara selama 12 bulan, dengan batas konversi maksimal 50%.

Pemerintah memastikan bahwa:

  • Kebijakan ini tidak akan mengeringkan likuiditas dolar di bank-bank swasta.

  • Pengawasan DHE akan lebih efektif.

  • Likuiditas dolar di sistem keuangan domestik akan lebih stabil dalam jangka panjang.

IHSG Terkoreksi Tapi Prospek Masih Terbuka

Koreksi IHSG di sesi I hari ini lebih disebabkan oleh aksi ambil untung setelah indeks mencapai ATH. Tekanan dari saham-saham big caps turut menyeret indeks ke bawah. Namun, pergerakan kuat di saham-saham energi dan consumer-linked menunjukkan bahwa minat pasar masih sehat.

Keputusan The Fed, perkembangan inflasi AS, dan efektivitas kebijakan DHE SDA akan menjadi fokus utama yang menentukan arah IHSG pada sesi berikutnya.

Indeks dan saham analisis IHSGIHSG hari iniindeks harga saham gabunganrekomendasi saham

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Indeks dan saham ihsg

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham Potensial Hari Ini

October 31, 2025

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan ke level 8.354 pada Jumat, 31 Oktober 2025. MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham unggulan, yakni ADMR, ANTM, DEWA, dan ERAA, dengan strategi Buy on Weakness dan Speculative Buy. Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 31 Oktober 2025 Jakarta — Indeks…

Read More
Indeks dan saham ihsg

IHSG Berpeluang Rebound: Rekomendasi Saham Unggulan untuk Trading Hari Ini — Senin, 1 Desember 2025

December 1, 2025

IHSG melemah pada akhir pekan, namun memiliki peluang rebound pada perdagangan Senin, 1 Desember 2025. Simak analisis level teknikal IHSG serta daftar rekomendasi saham pilihan seperti ASII, BBRI, PTRO, dan TPIA. Outlook IHSG: Masih Berpotensi Rebound Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan dengan kinerja negatif pada Jumat,…

Read More
Indeks dan saham inflasi

Inflasi Tiongkok Anjlok ke -0,3%: Sinyal Deflasi yang Guncang Pasar Asia dan Tekan AUD/USD

October 15, 2025

Inflasi Tiongkok bulan September 2025 turun menjadi -0,3% YoY, lebih rendah dari perkiraan -0,1%. Data ini memperlihatkan tekanan deflasi yang masih menghantui ekonomi Tiongkok dan berpotensi memengaruhi pergerakan AUD/USD di pasar global. Inflasi Tiongkok Terus Melemah: IHK September Turun ke -0,3% YoY, Sinyal Deflasi Kembali Menguat Biro Statistik Nasional Tiongkok…

Read More

Comment

  1. Pingback: Rapat Neraca Komoditas 2026 Dibubarkan - ForixDaily

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Gerindra Bantah Tuduhan PDIP soal Anggaran MBG Pangkas Dana Pendidikan
  • Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang
  • Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba
  • Pound Sterling Menguat di Tengah Lonjakan Harga Ritel Inggris: Sinyal Bullish Baru bagi GBP
  • IHSG Terkoreksi Tajam di Awal Pekan, Analis Ungkap Aksi Profit Taking hingga Sentimen Global

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
©2026 ForixDaily | WordPress Theme by SuperbThemes