Skip to content
ForixDaily ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

  • Beranda
  • Pasar Forex
  • Komoditi
  • Indeks & Saham
  • Ekonomi & Politik
ForixDaily
ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

harga minyak

Harga Minyak Rebound dari Level Terendah, Pasar Siaga Potensi Oversupply Global

team, October 22, 2025October 23, 2025

Harga Minyak Dunia Rebound Tipis Pasar Waspadai Potensi Kelebihan Pasokan dan Ketegangan Dagang AS–China

ForixDaily – Harga minyak dunia sedikit menguat pada perdagangan Rabu (22/10/2025), bangkit dari posisi terendah dalam lima bulan terakhir. Kenaikan ini terjadi di tengah evaluasi investor terhadap risiko kelebihan pasokan dan ketidakpastian seputar hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China, dua ekonomi terbesar di dunia yang menjadi konsumen utama energi global.

Menurut data Reuters, harga minyak mentah Brent naik 31 sen atau 0,5% menjadi US$61,32 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman November — yang berakhir pada penutupan perdagangan Selasa — juga menguat 30 sen atau 0,5% ke posisi US$57,82 per barel.
Sebelumnya, kedua acuan minyak tersebut sempat menyentuh titik terendah sejak awal Mei akibat rekor produksi minyak di Amerika Serikat serta keputusan OPEC+ (Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya) yang tetap melanjutkan rencana peningkatan produksi.

Dukungan dari Persediaan Minyak AS yang Menurun

Analis menilai, pelemahan harga yang terjadi belakangan ini tertahan oleh menurunnya persediaan minyak mentah dan bahan bakar sulingan di AS. Kondisi tersebut memberikan sedikit dorongan bagi harga acuan global yang sempat tertekan akibat sentimen oversupply.

“Persediaan yang relatif rendah di AS membantu menahan tekanan terhadap harga minyak,” kata Bjarne Schieldrop, Kepala Analis Komoditas di SEB.

Namun, ia menambahkan bahwa tekanan tetap datang dari kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global yang bisa mengurangi permintaan energi dunia. Konflik dagang antara AS dan China masih menjadi faktor utama yang membayangi proyeksi pertumbuhan tersebut.

Ketegangan Dagang AS–China Jadi Faktor Penentu

Sengketa dagang antara Washington dan Beijing kembali menjadi sorotan menjelang pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di Korea Selatan pekan depan. Trump mengatakan dirinya optimistis dapat mencapai kesepakatan dagang yang adil dengan China, meski pasar masih berhati-hati menilai perkembangan tersebut.

Optimisme investor meningkat tipis, namun belum cukup kuat untuk mendorong reli harga minyak yang signifikan. Pasar masih menunggu hasil konkret dari pertemuan kedua pemimpin yang bisa memengaruhi proyeksi permintaan global dalam jangka pendek.

Struktur Pasar Mulai Tunjukkan Pola Contango

Menariknya, struktur harga kontrak berjangka Brent dan WTI kini mulai beralih ke pola contango — kondisi ketika harga pengiriman jangka pendek lebih rendah dibandingkan harga untuk pengiriman di masa mendatang. Fenomena ini sering kali menandakan adanya kelebihan suplai jangka pendek dan pelemahan permintaan saat ini.

Bulan ini, Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan bahwa potensi surplus pasokan pada tahun depan dapat menimbulkan super contango, yaitu kemiringan tajam pada kurva harga berjangka minyak.
Meski demikian, analis dari UBS, Giovanni Staunovo, menilai situasi tersebut belum sepenuhnya terjadi. Menurutnya, pasar minyak global saat ini memang menghadapi tekanan dari sisi pasokan, namun belum mencapai kondisi kelebihan suplai dalam skala besar.

“Kami memperkirakan harga minyak akan stabil di kisaran saat ini. Namun tekanan bisa meningkat jika ketegangan dagang antara AS dan China kembali memanas,” ujarnya.

Stok Minyak AS dan Dampaknya terhadap Harga

Sebuah jajak pendapat awal Reuters pada awal pekan ini memperkirakan bahwa stok minyak mentah AS kemungkinan meningkat selama sepekan terakhir. Jika data tersebut benar, hal itu bisa memberikan tekanan tambahan pada harga minyak di tengah kekhawatiran pasar akan melimpahnya pasokan.

Scott Shelton, analis energi di TP ICAP Group, menyebutkan bahwa peningkatan stok dapat memperdalam pola contango dan menandakan lemahnya permintaan jangka pendek.

“Kenaikan stok menjadi kenyataan dan berpotensi menekan harga lebih rendah, memperdalam pola contango di pasar,” jelas Shelton.

Prospek Harga Minyak ke Depan

Dalam jangka menengah, prospek harga minyak akan sangat bergantung pada beberapa faktor utama:

  1. Kebijakan produksi OPEC+ dan sejauh mana mereka mampu menyeimbangkan pasokan dengan permintaan global.

  2. Data ekonomi global, khususnya dari Amerika Serikat dan China, yang menjadi indikator permintaan energi.

  3. Perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang kerap menjadi sumber volatilitas harga.

Jika negosiasi dagang AS–China membuahkan hasil positif, permintaan energi global berpotensi meningkat dan menahan tekanan penurunan harga. Sebaliknya, jika perundingan gagal atau ketegangan kembali meningkat, pasar minyak berisiko menghadapi tekanan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, analis memperkirakan harga minyak akan bergerak stabil dalam jangka pendek dengan kemungkinan fluktuasi moderat. Investor kini fokus pada data inventori minyak AS dan komunikasi resmi OPEC+ yang dapat memberikan petunjuk arah harga selanjutnya.

Kenaikan tipis harga minyak dunia mencerminkan fase konsolidasi setelah tekanan tajam selama beberapa pekan terakhir. Pasar masih dihadapkan pada tantangan besar dari sisi pasokan dan ketidakpastian geopolitik, terutama perang dagang AS–China. Dalam situasi seperti ini, investor perlu mencermati sinyal fundamental — dari data stok minyak, keputusan OPEC+, hingga arah kebijakan global — untuk menentukan langkah strategis menghadapi dinamika pasar energi dunia.

Komiditi ekonomi globalharga minyakpasokan minyak globalperdagangan AS–China

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Komiditi antam

Antam Catat Laba Fantastis Rp6,61 Triliun di Kuartal III-2025, Naik 197% Berkat Lonjakan Penjualan Emas dan Nikel

October 28, 2025

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencetak laba bersih Rp6,61 triliun hingga kuartal III-2025, melonjak 197% dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini didorong oleh peningkatan penjualan emas, nikel, dan bauksit serta efisiensi biaya yang signifikan. Antam Bukukan Laba Rp6,61 Triliun, Naik Hampir Tiga Kali Lipat PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan kinerja…

Read More
Komiditi emas

Harga Emas Menguat Tajam di Atas US$4.350

December 31, 2025

Harga emas melonjak di atas US$4.350 dan bersiap mencetak kenaikan tahunan terbesar sejak 1979. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan ketidakpastian geopolitik menopang permintaan aset safe haven. Taruhan Pemangkasan Suku Bunga The Fed dan Geopolitik Jadi Pendorong Utama Harga emas kembali menarik minat beli investor global pada awal perdagangan…

Read More
Komiditi harga

Harga Tembaga Hampir US$13.000 per Ton

January 24, 2026

Harga tembaga melonjak mendekati US$13.000 per ton seiring reli logam industri global. Pelemahan dolar AS, rotasi investor, dan pasokan ketat mendorong tren bullish komoditas logam. Investor Berburu Logam Industri di Tengah Pelemahan Dolar Harga tembaga kembali mencuri perhatian pelaku pasar global setelah melonjak mendekati level psikologis US$13.000 per ton pada…

Read More

Comment

  1. Pingback: Rabu , 22 Oktober 2025 Pound Sterling Melemah Usai Data Inflasi Inggris Mengecewakan, Pasar Global Waspadai Arah Dolar AS - ForixDaily

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang
  • Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba
  • Pound Sterling Menguat di Tengah Lonjakan Harga Ritel Inggris: Sinyal Bullish Baru bagi GBP
  • IHSG Terkoreksi Tajam di Awal Pekan, Analis Ungkap Aksi Profit Taking hingga Sentimen Global
  • GBP/USD Bertahan Bullish, Mengincar 1,3700 di Tengah Tekanan Dolar dan Data Inggris yang Solid

Archives

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
©2026 ForixDaily | WordPress Theme by SuperbThemes