Skip to content
ForixDaily ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

  • Beranda
  • Pasar Forex
  • Komoditi
  • Indeks & Saham
  • Ekonomi & Politik
ForixDaily
ForixDaily

Smart Investing & Economic Updates

dolar

Dolar AS Menguat di Atas 98,50 Optimisme Trump Soal Tiongkok Dorong Sentimen Pasar

team, October 13, 2025October 13, 2025

Indeks Dolar AS (DXY) naik di atas 98,50 pada awal pekan ini setelah pernyataan positif Donald Trump tentang Tiongkok meredakan kekhawatiran perang dagang. Namun, prospek penutupan pemerintah AS dan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed menahan kenaikan lebih lanjut.

Indeks Dolar AS (DXY) mencatat penguatan di sesi Asia pada awal pekan ini, menembus level 98,85 setelah meningkat lebih dari 0,3%. Penguatan ini menandai awal minggu yang positif bagi Dolar AS, di tengah harapan pasar bahwa ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok akan mereda setelah pernyataan yang lebih lunak dari Presiden Donald Trump.

Trump Redakan Ketegangan Perdagangan dengan Tiongkok

Dalam pernyataan hari Minggu, Trump mengatakan bahwa ekonomi Tiongkok “akan baik-baik saja” dan menambahkan bahwa Amerika Serikat ingin membantu, bukan menyakiti Tiongkok. Nada optimistis ini muncul hanya beberapa hari setelah ia mengancam akan menerapkan tarif hingga 100% terhadap produk impor asal Tiongkok mulai 1 November.

Komentar tersebut memberikan sinyal kepada pasar bahwa eskalasi konflik perdagangan mungkin dapat dihindari. Sebelumnya, ancaman tarif tambahan sempat meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar akan gangguan lebih lanjut pada rantai pasokan global dan prospek pertumbuhan ekonomi dunia.
Namun, dengan adanya indikasi kompromi, permintaan terhadap aset berisiko mulai pulih, sementara Dolar AS tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari kestabilan di tengah ketidakpastian global.

Data Ekonomi AS Sentimen Konsumen Sedikit Melemah, Tapi Masih Lebih Baik dari Ekspektasi

Dari sisi fundamental, data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan hasil yang relatif solid. Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan untuk bulan Oktober turun tipis menjadi 55,0 dari 55,1 pada bulan sebelumnya. Meski terjadi penurunan, hasil tersebut masih lebih baik dari perkiraan pasar sebesar 54,2.

Sementara itu, ekspektasi inflasi jangka pendek mengalami sedikit penurunan. Ekspektasi inflasi satu tahun turun menjadi 4,6% dari 4,7% di bulan September, sedangkan proyeksi inflasi lima tahun tetap stabil di 3,7%. Penurunan inflasi ini dapat menjadi faktor tambahan yang memperkuat ekspektasi bahwa The Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada pertemuan mendatang.

Bayangan Penutupan Pemerintah AS dan Ekspektasi Kebijakan The Fed

Meskipun Dolar AS masih menunjukkan ketahanan, sejumlah faktor domestik dapat membatasi kenaikan lebih lanjut. Salah satunya adalah kebuntuan politik di Washington yang menyebabkan penutupan sebagian pemerintahan federal AS memasuki minggu ketiga. Hingga kini, Kongres belum mencapai kesepakatan terkait pendanaan, dan Senat dijadwalkan baru akan mengadakan pemungutan suara pada hari Selasa.

Ketidakpastian politik ini menimbulkan kekhawatiran terhadap aktivitas ekonomi dalam jangka pendek. Penundaan proyek-proyek pemerintah, penghentian layanan publik, dan dampak terhadap belanja konsumen berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi AS jika kondisi ini berlarut-larut.

Di sisi kebijakan moneter, pasar hampir sepenuhnya memperkirakan bahwa The Federal Reserve akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) dalam pertemuan bulan Oktober. Berdasarkan alat CME FedWatch, probabilitas pemangkasan suku bunga pada Oktober mencapai 97%, sementara peluang pemangkasan lanjutan pada Desember berada di 92%.
Ekspektasi tersebut menunjukkan bahwa investor masih berhati-hati terhadap prospek ekonomi AS ke depan.

Prospek DXY ke Depan Potensi Kenaikan Terbatas

Secara teknikal, Indeks Dolar AS masih menunjukkan tren positif dalam jangka pendek, dengan level psikologis 99,00 menjadi area resistensi berikutnya. Namun, potensi penguatan DXY tampak terbatas karena tekanan dari ekspektasi penurunan suku bunga dan ketidakpastian politik dalam negeri.

Apabila situasi penutupan pemerintah AS memburuk dan negosiasi dengan Tiongkok kembali memanas, investor dapat beralih ke aset safe haven lain seperti Yen Jepang atau Franc Swiss. Sebaliknya, apabila sentimen global membaik, Dolar AS kemungkinan akan tetap didukung oleh kekuatan ekonomi AS yang relatif stabil dibandingkan negara-negara maju lainnya.

Penguatan Dolar AS di atas 98,50 pada awal pekan ini mencerminkan optimisme pasar terhadap prospek negosiasi dagang AS–Tiongkok dan kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi Amerika Serikat. Namun, risiko politik domestik serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed berpotensi membatasi ruang kenaikan DXY dalam waktu dekat.

Para pelaku pasar kini menantikan perkembangan lebih lanjut dari Gedung Putih dan hasil rapat Federal Reserve untuk mendapatkan arah yang lebih jelas terhadap tren Dolar AS di kuartal terakhir tahun ini.

Indeks dan saham berita forex hari iniDolar ASForex

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Indeks dan saham ihsg

IHSG Naik 1,5% ke Rekor Baru: Dana Asing Serbu Saham BUMN

October 23, 2025

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor baru dengan kenaikan 1,5% ke level 8.274,35. Penguatan didorong oleh lonjakan saham BUMN seperti TLKM dan BBRI, serta masuknya dana asing senilai Rp3,1 triliun. Simak faktor-faktor yang menggerakkan pasar hari ini. IHSG Tembus Rekor Baru, Naik 1,5%: Saham BUMN dan Dana Asing Jadi…

Read More
Indeks dan saham ihsg

IHSG Tergelincir ke Level 8.100: Pasar Tunggu Rilis Ekonomi dan Tinjauan MSCI November 2025

November 5, 2025

IHSG turun ke level 8.100 pada Rabu (5/11/2025) di tengah penantian rilis data ekonomi kuartal III dan tinjauan indeks MSCI yang berpotensi memicu volatilitas pasar saham Indonesia. Tekanan Regional: Bursa Asia Kompak Melemah Jakarta, 5 November 2025 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka di zona merah pada perdagangan…

Read More
Indeks dan saham ihsg

IHSG Berpeluang Cetak Rekor Baru di Tengah Konsolidasi, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Pekan Ini

November 10, 2025

IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif pada pekan 10–14 November 2025 dengan potensi mencetak rekor baru di atas 8.400. Analis merekomendasikan strategi buy on weakness dengan fokus pada saham perbankan, konsumsi, dan infrastruktur di tengah sentimen positif IPO Superbank dan isu merger Grab-Goto. Katalis Domestik: IPO Superbank dan Isu Merger Grab-Goto JAKARTA…

Read More

Comment

  1. Pingback: Rupee Bertahan Kokoh di Tengah Tekanan Dolar: Intervensi RBI dan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Menjadi Fokus - ForixDaily

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Gerindra Bantah Tuduhan PDIP soal Anggaran MBG Pangkas Dana Pendidikan
  • Bupati Aep Syaepuloh Resmikan Mal Pelayanan Publik Cikampek, Perluas Akses Layanan Warga Karawang
  • Wall Street Bergerak Beragam di Tengah Musim Laporan Laba
  • Pound Sterling Menguat di Tengah Lonjakan Harga Ritel Inggris: Sinyal Bullish Baru bagi GBP
  • IHSG Terkoreksi Tajam di Awal Pekan, Analis Ungkap Aksi Profit Taking hingga Sentimen Global

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
©2026 ForixDaily | WordPress Theme by SuperbThemes