Sydney Tokyo London New York
Pasar Forex

Dolar Australia: RBA Diprakirakan Naikkan Suku Bunga di Tengah Ledakan Konstruksi, Kata Rabobank

Dolar Australia: RBA Diprakirakan Naikkan Suku Bunga di Tengah Ledakan Konstruksi, Kata Rabobank

RaboResearch Global Economics & Markets mencatat bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) harus memutuskan kebijakan dengan pertumbuhan konstruksi yang kuat dan paralel historis dengan guncangan harga minyak dan lonjakan inflasi di masa lalu. Mengutip Australian Financial Review, Rabobank menunjuk persetujuan pembangunan yang mendekati pangsa Produk Domestik Bruto (PDB) rekor dan memprakirakan kenaikan 25 basis poin, yang akan membawa Official Cash Rate (OCR) ke 4,60%, sebuah kondisi yang akan mendukung penguatan Dolar Australia (AUD).

RBA Diprakirakan Naikkan Suku Bunga seiring Ledakan Konstruksi

“RBA harus menghadapi semua itu, bahkan jika mengabaikan sebagian besarnya, paling cepat besok,” tulis Rabobank dalam catatannya.

“Itu karena, seperti yang dicatat Australian Financial Review, Bank menghadapi ‘tekanan suku bunga’ saat konstruksi tumbuh pada laju tercepat dalam 60 tahun, lebih untuk pusat data daripada perumahan,” lanjut Rabobank.

“Ben Picton kami melihat kenaikan 25 basis poin untuk membawa OCR ke 4,60%,” tutup catatan tersebut.

Konteks: Kenapa Lonjakan Konstruksi Pusat Data Jadi Sorotan RBA

Pertumbuhan konstruksi yang disoroti Rabobank kali ini didorong lebih banyak oleh pembangunan pusat data (data center) dibandingkan perumahan, sebuah tren yang tumbuh seiring meningkatnya investasi global pada infrastruktur komputasi awan dan kecerdasan buatan (AI). Lonjakan aktivitas konstruksi berskala besar semacam ini dapat menambah tekanan pada kapasitas ekonomi domestik, termasuk pasar tenaga kerja konstruksi dan rantai pasok material bangunan, yang pada gilirannya berpotensi turut mendorong tekanan inflasi domestik di luar faktor harga energi maupun pangan yang lebih umum menjadi perhatian bank sentral.

Bagi RBA, sinyal pertumbuhan konstruksi yang mendekati pangsa PDB rekor ini menjadi salah satu indikator tambahan bahwa perekonomian domestik masih menghadapi tekanan kapasitas yang perlu diperhitungkan dalam pengambilan keputusan suku bunga, di luar data inflasi maupun ketenagakerjaan yang lebih konvensional.

Baca juga, Emas Turun ke US$4.150, Inflasi Minyak Dorong Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Konteks: Apa itu Official Cash Rate (OCR)

Official Cash Rate (OCR) adalah suku bunga acuan yang ditetapkan RBA, yang menjadi dasar penentuan biaya pinjaman antarbank dalam semalam (overnight) di Australia, sekaligus acuan utama bagi suku bunga kredit dan tabungan yang ditawarkan lembaga keuangan kepada masyarakat. Kenaikan OCR sebesar 25 basis poin ke 4,60%, sebagaimana diprakirakan Rabobank, umumnya diartikan pasar sebagai sinyal kebijakan yang lebih ketat (hawkish), yang cenderung mendukung penguatan Dolar Australia karena meningkatkan daya tarik imbal hasil aset berdenominasi AUD dibandingkan mata uang lain.